Disambut Ratusan Pelajar dan Guru di Kutacane, Seminar Bahasa Inggris Global Vibe Inspiration Sukses Masuki Aceh

Redaksi - Kamis, 09 Mei 2019 16:27 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052019/7036_Disambut-Ratusan-Pelajar-dan-Guru-di-Kutacane--Seminar-Bahasa-Inggris-Global-Vibe-Inspiration-Sukses-Masuki-Aceh.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171

Beritasumut.com-Bertepatan dengan memperingati Hari Buruh Nasional 2019, Karya Inspirasi Indonesia gelar seminar bahasa Inggris pertama di provinsi Aceh. Kecamatan Kutacane terpilih sebagai daerah pertama diselenggarakannya seminar tersebut. Kota kecil yang dikelilingi oleh gunung leuser memberikan kesejukan bagi yang memandangnya, terlebih lagi nuansa religusitas islami yang terasa sangat kental diseluruh penjuru kotanya membuat Kutacane terasa seperti kota para santri pulau Sumatera.

Antusias mendengar kabar bahwa akan diselenggarakannya seminar Bahasa Inggris terpopuler Global Vibe Inspiration tidak disia-siakan oleh pemuda-pemudi Kutacane. Ratusan peserta yang merupakan notabene pelajar, mahasiswa dan guru terlihat memenuhi aula tempat dilaksanakannya kegiatan pelatihan dan seminar bahasa Inggris Global Vibe Inspiration tersebut.

Seminar Bahasa Inggris yang mengusung topik "There is I in English" tersebut menjelaskan beberapa langkah cepat kuasai Bahasa Inggris step by step. Dibahas juga didalamnya mengenai jawaban dari permasalahan yang ada di Indonesia dimana meskipun telah belajar 12 sampai 16 tahun di jenjang akademik mulai dari Sekolah Dasar hingga selesai dari bangku perkuliahan, kebanyakan dari lulusan akademis tidak mampu berbahasa Inggris. Hal tersebut menjadi salah satu faktor pengangguran di Indonesia.

Aceh dinilai merupakan suatu provinsi yang memiliki sumber daya alam yang kaya serta destinasi wisata yang merupakan salah satu yang terbaik di dunia. Selain gunung Leuser, Sabang adalah contoh lainnya. Destinasi Sabang dengan pantai yang indah tak kalah menakjubkannya dengan pantai-pantai yang ada di Bali. Yang lebih mencengangkan, pulau Bali bahkan lebih diketahui oleh dunia daripada Indonesia.

Tidak menutup kemungkinan bahwa Sabang dan destinasi wisata lainnya di Aceh dapat menjadi sumber pendapatan devisa negara serta menjadi salah satu wilayah yang paling menarik minat wisatawan lokal dan dunia. Namun, kendala yang ada saat ini adalah SDM yang terfokus pada hal tersebut. SDM yang memiliki kompetensi Bahasa Inggris dimana akan mendukung pesat laju sektor pariwisata Aceh sangat diperlukan.

Namun, kesadaran berbahasa Inggris di Aceh oleh para generasi mudanya dinilai masih sangat kurang. Hal ini akan menjadi salah satu kegundahan di masa yang akan datang. Dimana dunia semakin terbuka dan tidak menutup kemungkinan pihak tenaga kerja asing nantinya akan mengambil alih Aceh dengan segala potensi dan kekayaan alamnya.

Dalam rangka menghindari hal tersebut, Karya Inspirasi Indonesia serius ingin dukung pengembangan kompetensi dan kemampuan berbahasa Inggris generasi muda Indonesia. Dan Aceh dinilai sangat membutuhkan perhatian khusus akan hal tersebut. Oleh sebab itu, Kutacane terpilih sebagai daerah pertama di Aceh untuk menggelar perhelatan akbar pelatihan bahasa Inggris Global Vibe Inspiration.

Mr. Ilham Saheri, S.Pd., C.APA., ACB., CL selaku salah satu trainer dan motivator yang fokus bergerak dibidang pengembangan skill bahasa Inggris di Indonesia pun didatangkan langsung untuk melatih rarusan peserta yang antusias menantikan seminar tersebut. Respon dari para peserta dan guru terlihat positif dan supportif mengikuti kegiatan.

Mila Camila, salah satu guru yang hadir mengaku pernah satu universitas dengan Mr. Ilham Saheri yang merupakan senior 2 tahun di atasnya. Ia merasa senang bisa bertemu dan mengikuti acara pelatihan bahasa Inggris tersebut. Dan siap untuk mengaplikasikan ilmu dan skill yang dipelajari ke sekolah serta murid-muridnya. Murni Rahmaini dan Siska Damayanti selaku penanggung-jawab acara merasa sangat bangga atas terselenggaranya acara pelatihan tersebut dengan sukses.

"Mungkin perekonomian di pinggiran tidak sama dengan yang di kota-kota besar, namun hal tersebut tidak menghalangi kami untuk kekeh ingin mengadakan kegiatan pelatihan ini di Kutacane Aceh. Bagi kami, ini adalah bentuk pengabdian kepada masyarakat untuk mendapatkan kesama-rataan peluang dan wawasan untuk belajar" ujar Siska.

"Pun walaupun kita tahu minat belajar di pinggiran tidak seperti di kota-kota besar, tapi tidak menyangka kalau lebih dari 500an pelajar di Kutacane tertarik ikut serta dalam pelatihan Bahasa Inggris ini. Dan mereka yang hadir tersebut sudah cukup untuk memimpin dan memajukan daerah mereka", tambah Murni.


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Semakin Atraktif Belajar Bahasa Inggris, SAS English Laboratory Ikuti Pelatihan dari Dosen UMN Al Washliyah Medan

Pendidikan

Menuju Indonesia Emas 2045, Kelompok Masyarakat Belajar Bahasa Inggris Lewat Aplikasi Tiktok

Pendidikan

Dukung Kemajuan Lembaga Belajar Bahasa, Dosen UMN AlWashliyah Kembangkan E-Modul dan E-Workbook berbasis Artificial Intelligence

Pendidikan

Belajar Bahasa Inggris Tak Sebatas Teks, Guru Bisa Terapkan Metode TPR

Pendidikan

Dosen Sastra Inggris UMN AlWashliyah Ajarkan Mahasiswa Membuat Lanskap Linguistik untuk Kampus

Pendidikan

Media Pembelajaran Word Square Model, Bantu Siswa Tingkatkan Kosa Kata Bahasa Inggris