Hadiri Pensi di SMP Katholik Budi Dharma Balige, Bupati Tobasa: Pintar di Sekolah Saja Tak Cukup

- Minggu, 31 Maret 2019 15:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032019/9960_Hadiri-Pensi-di-SMP-Katholik-Budi-Dharma-Balige--Bupati-Tobasa--Pintar-di-Sekolah-Saja-Tak-Cukup.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Bupati Toba Samosir (Tobasa) Ir Darwin Siagian mengapresiasi pentas seni (Pensi) siswa SMP Budhi Dharma Balige. Menurut Bupati, Pensi ini menandakan bahwa  sekolah mendukung  bakat yang dimiliki siswanya.Apresiasi disampaikan Bupati saat hadir dalam acara Pensi di SMP Budhi Darma Balige, Sabtu (30/03/2019) kemarin.

 

Darwin mengungkapkan, pintar di sekolah tidak cukup tetapi harus memiliki seni, seraya mengapresiasi paduan suara, sebagai bukti adanya keseimbangan hidup,  IQ, etika dan estetika. Bupati  juga memuji salah satu siswa yang bernama Aditia Situmorang yang memiliki IQ 147 dan mengundang ke Sigapiton Kecamatan Ajibata saat launcing Otorita Danau Toba  pada 4 April 2019, untuk bertemu dengan para Menteri Kabinet Kerja, juga memuji Dikki Sibuea  yang penampilannya luarbiasa membawakan acara tortor.

 

“Untuk pengadaan marching band akan diusulkan ditampung pada APBD  tahun depan, begitupun dengan laboratorium bahasa. Saat ini di Desa Sigapiton telah dilaksanakan kursus bahasa inggris untuk para perangkat desa dan para orangtua dan masyarakat dalam rangka menyambut tamu asing, dan  gurunya sengaja didatangkan dari Singapura," terang Bupati seperti dilansir dari laman tobasamosirkab.go.id, Minggu (31/03/2019).

 

Tak hanya itu, Bupati juga memberi saran agar kepada Kadis Diknas Tobasa untuk  melaksanakan festival olahraga Margala, yang biasa dilakukan saat terang bulan  purnama. Festival itu, kata Bupati, merupakan salah satu bentuk dalam melakukan pelestarian budaya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Parlinggoman Panjaitan mengungkapkan, acara pentas seni ini dilaksanakan setiap tahun dan dipertandingkan di tingkat provinsi dan nasional. Dalam acara ini, dia berharap untuk memakai produk lokal seperti Mandar Balige. Saat ini, lanjutnya, pihaknya sudah membagikan Mandar Balige ke SD Khatolik sebanyak 30 lembar, dan meminta dukungan sekolah untuk memakai produk lokal. 

 

Kepala SMP Khatolik Budhi Dharma Balige, Fr Norbertus Banusu CMM SPd menambahkan, dalam pendidikan di sekolah, pihaknya tidak hanya mengedepankan aspek kognitif, tapi juga aspek psikomotorik, afektif dan estetika kepada para siswanya."Seni itu sangat dibutuhkan kedepan untuk penyempurnaan kemampuan kognitifnya,” pungkasnya.(BS09)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Dishub Sumut Sebut 29 Kapal Laik Berlayar

Pendidikan

Pj Sekdaprov Sumut Saksikan Penandatanganan Kerja Sama dan Kesepahaman Toba Caldera UGG

Pendidikan

Dokumen Geopark Kaldera Toba Siap Diserahkan ke UNESCO

Pendidikan

Kukuhkan Lima Anggota Badan Pengelola Toba Kaldera, Pj Sekdaprov Sumut Ingatkan Target Pertama Green Card

Pendidikan

Ajak PKK Sumsel ke Danau Toba, PKK Sumut Harapkan Promosikan Keindahannya

Pendidikan

Jasmiin Ypraus Bersaing Ketat dengan Juara Bertahan di Aquabike Jetski World Championship 2024