Unimed Seleksi 400 Calon Guru Sekolah Indonesia di Malaysia

- Minggu, 31 Maret 2019 11:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032019/9098_Universitas-Negeri-Medan-Seleksi-400-Calon-Guru-Sekolah-Indonesia-di-Malaysia.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com–Universitas Negeri Medan menjadi salah satu PTN yang menyelenggarakan seleksi calon guru untuk sekolah Indonesia di Malaysia. Sekolah tersebut mendidik anak-anak Indonesia yang Orangtuanya bertugas dan bekerja di Malaysia.

 

Seleksi guru ini sudah memasuki tahap yang ke 10. Pelaksanaan tes ini dilaksanakan di 8 LPTK di Indonesia, salah satunya Unimed. Pelaksanaan tes berlangsung di gedung Digital Library Lantai IV Unimed, pertengahan pekan ini. Turut hadir melihat jalannya seleksi ini Wakil Rektor II Dr Restu MS, Wakil Rektor III Prof Dr Sahat Siagian MPd, Para Dekan dan Wakil Dekan di lingkungan Unimed. Hadir juga dari Kemendikbud Wastandar MA PhD, KJRI Kurching Ringgi Perdini. 

 

Dalam sambutannya, Wakil Rektor III Prof Dr Sahat Siagian MPd, saat pembukaan mengatakan, Tes ini sebagai upaya untuk pemenuhan kebutuhan guru di Community Learning Center (CLC) di Sabah dan Sarawak Malaysia tahun 2019. "Xalon guru yang nantinya lolos seleksi dan akan berangkat ke Malaysia harus siap dengan segala resiko. Mengemban tugas mulia di sana, kondisinya jauh berbeda dengan kondisi sekolah di kota-kota besar di Indonesia. Para guru nantinya dituntut untuk mampu menggali potensi anak-anak Indonesia, sehingga dapat dikembangkan menjadi siswa yang cerdas dan berkarakter," ujarnya dilansir dari Unimed.ac.id, Minggu (31/03/2019).

 

Dijelaskan Prof Sahat, adapun karakter budaya lokal Malaysia juga harus diintegrasikan dalam pembelajaran. "Karena saudara dan para siswa-siswi hidup di negara orang dan pastinya telah membaur dengan warga sekitar. Semoga tes kali ini akan menghasilkan guru yang siap lahir bathin untuk mengabdikan dirinya demi pendidikan anak-anak Indonesia di Malaysia.," harapnya. 

 

Sebagai informasi, Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Dasar Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan seleksi administrasi terhadap 3.525 orang pendaftar dan telah terpilih 400 orang calon guru yang lulus seleksi administrasi dan akan mengikuti seleksi tahap berikutnya (test tertulis dan non tulis) di masing-masing LPTK.

 

Untuk seleksi di Universitas Negeri Medan sendiri jumlah peserta yang melamar sebanyak 314 Pendaftar, yang dinyatakan lolos administratif oleh panitia pusat berjumlah 39 orang yang berhak mengikuti seleksi Wawancara, Peer Teaching, dan LGD (Leadership Group Discussion). Adapun rangkaian seleksi tersebut meliputi Kegiatan tes tertulis dan non tulis (Wawancara, Peer Teaching, dan LGD). Kegiatan CLC ini melibatkan 3 Orang Pewawancara dari Unimed, 4 orang Sebagai Penilai Peer Teaching dari Unimed, 1 orang Penilai LGD dari Unimed dan 2 orang sebagai panitia lokal kegiatan seleksi CLC ini dilakasanakan selama 1 hari. (BS02)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara

Pendidikan

Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan

Pendidikan

Pemprov Sumut Dorong PADU Terus Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Pendidikan

PKM Unimed Kembangkan Usaha Menjahit Rumahan Berbasis Rental Busana

Pendidikan

PKM UNIMED Latih Siswa SMKS Desain Pola Busana Secara Digital

Pendidikan

PKM UNIMED Tingkatkan Mutu Hasil Produk Batik Cap Sumut Melalui Modernisasi Peranti Produksi