Beritasumut.com-Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk tingkat MA pada tahun 2019 akan dimulai pada Senin (01/04/2019) mendatang. Kegiatan UNBK yang dilaksanakan tersebut adalah sebagai cara pemerintah mengukur tingkat keberhasilan daya serap belajar secara nasional sebagai hasil dari kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan di tiap satuan Pendidikan. Hal ini disampaikan oleh Kepala MAN Karo Drs Hotman Efendi Tanjung MMPd saat meninjau persiapan yang dilakukan oleh teknisi dan proktor MAN Karo pada tiga ruangan yang akan dijadikan tempat pelaksanaan UNBK.Hotman juga menyampaikan bahwa dibalik suksesnya kegiatan UNBK online, tentunya didukung oleh SDM yang mumpuni dalam penguasaan IT, yaitu Proktor dan dibantu oleh teknisi. Proktor dan teknisi dibentuk dan ditunjuk oleh kepala satuan pendidikan dengan memiliki kemampuan IT. “Proktor adalah orang yang bertanggungjawab mengendalikan server untuk sebuah sekolah pada pelaksanaan UNBK online.Sementara Teknisi bertugas untuk memastikan dan menjamin seluruh jaringan tetap terhubung, baik antara server pusat maupun server lokal,” ujarnya seperti dilansir dari laman sumut.kemenag, Jumat (29/03/2019). Dalam pelaksanaan UNBK 2019 MAN Karo akan menyediakan tiga orang proktor dan satu orang teknisi, yaitu Ahamd Yani, Budi Syawal Bancin dan Abdulrahman Efendi Tanjung serta teknisi Juniardi. Ahmad Yani menyebutkan bahwa pada hari pelaksanaan proktor berwenang untuk meminta token dari pusat yang berguna untuk dapat mengakses/membuka soal yang diujikan pada computer client. “Tugas proktor selanjutnya adalah menjaga server dan jaringan client di ruang ujian supaya tetap terhubung,” jelasnya. Sementara itu Budi syawal mengatakan bahwa Proktor juga berperan untuk memperbaiki masalah-masalah teknis jaringan, seperti soal yang tidak muncul, tidak bisa log in dan lainnya. “Setelah ujian usai, proktor pula yang berwenang mengunggah jawaban siswa ke server pusat,” imbuhnya. Senada dengan hal tersebut secara terpisah Abdurrahman Efendi Tanjung menuturkan kepada inhum dapat dikatakan bahwa keberhasilan pelaksanaan UNBK online secara nasional menjadi tanggungjawab bersama. Dibalik keberhasilan tersebut Proktor juga memiliki peran utama yang sangat strategis.“Selama ujian berlangsung, proktor selalu stand by di ruang server. Sebab gagal dan keberhasilan ujian tersebut di tumpuhkan pada Proktor,” terangnya. Selanjutnya Juniardi menjelaskan bahwa UNBK sebenarnya menggunakan sistem semi online. “Jadi madrasah harus menginstal VHD pada virtual box untuk memanggil puspendik pusat sehingga dapat mengakses CBTsynk.Setelah itu barulah proses sinkronisasi semua data dari pusat ke server lokal dilaksanakan,” tambahnya. Jadi, proktor dan teknisi adalah tenaga ahli untuk memasukkan semua data dari pusat ke dalam server lokal, sehingga aplikasi exambrowser client pada computer Klen dapat diakses,” pungkasnya.(BS09)