LPM Unimed Siap Hadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0

- Jumat, 07 Desember 2018 16:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122018/966_LPM-Unimed-Siap-Hadapi-Tantangan-Revolusi-Industri-4-0-.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Negeri Medan (Unimed) bekerjasama dengan konsulat Jendral yang berada di Medan menyelengarakan Seminar Internasional Negara-negara di Asia di Florida-Maryland Room JW Marriott Hotel, Kamis (06/12/2018).

 

Komitmen LPM UNIMED dalam mendukung upaya dunia Pendidikan menghadapi tantangan revolusi industri 4.0 diwujudkan melalui penyelenggaran seminar internasional ‘the 2nd International Conference on Community Research and Service Engagements (IC2RSE) 2018’.

 

Pada acara tersebut mengusung tema 'Sinergisitas Riset dan Pengabdian Masyarakat Antara Perwakilan Konsulat Jendral dengan Universitas Negeri medan'. Hadir pada acara tersebut Rektor Unimed Prof Dr Syawal Gultom yang diwakili Rektor I Prof Dr Abdul Hamid K, Mr Takeshi Ishii Konsulat Jendral Negara Jepang, Mr Richard Grosse Konsulat Jendral Negara Singapura, Dr Shalia Shah Konsulat Jendral Negara India, Mr. Sung Ang Konsulat Jendral Negara China.

 

Dalam paparannya Abdul hamid mengungkapkan bahwa baru kali ini kampus mampu duduk bersama dengan perwakilan pemerintah Negara-negara Asia yang ada di Medan untuk mendiskusikan tentang riset-riset maupun pengabdian masyarakat yang ada di Asia, yang membahas peran aktif konjen dalam mendukung pembangunan nasional sekaligus sebagai upaya mempererat hubungan bilateral dengan Indonesia khususnya pemerintah daerah Sumut.

 

“Saat ini Unimed menduduki level 26 perguruan tinggi secara nasional maka hal inilah yang menjadikan Unimed percaya diri menggandeng perwakilan Negara-negara Asia Untuk berkolaborasi dalam hal Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat lintas Sektoral dan lintas Negara," ujarnya.

 

Hal senada juga di ungkapkan Oleh Ketua LPM Unimed Dr Kustoro Budiarta didamping Ketua Pelaksana Andre Zainal, yang mengungkapkan, kegiatan ini merupakan pilot projek untuk kegiatan kerjasama dan pengembangan pendidikan baik pada skala local maupun skala Internasiodnal karena banyak kegiatan dari konsulat General yang sinergis dan beiringan dengan kegiatan-kegiatan di kampus dan di masyarakat pada tataran global.

 

"Tidak hanya berkisar pada pertukaran Mahasiswa dan Dosen akan tetapi pembinaan dan pendampingan masyarakat serta riset antar negara akan kita laksanakan dengan perwakilan negara atau Konsulat Jendral yang berkedudukan di Medan," ungkap pakar Ekonomi Unimed tersebut.

 

Menanggapi hal tersebut Konsulat Jendral India Dr. Shalia Shah mengungkapkan bahwa komunitas terbesar warga keturunan India ada di Kota Medan hal ini dibuktikan dengan adanya daerah Litle India di Medan.“Pemerintah India membuka lebar-lebar kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk menimba ilmu dan belajar di kampu-kampus yang bonafid di India, dengan perantaraan kegiatan ini Konsulat akan selalu mengadakan kegiatan riset dan pertukaran paper penelitian dan pengabdian dengan kampus-kampus yang ada di India," jelasnya.(BS09)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara

Pendidikan

Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan

Pendidikan

Lulusan Kampus Energi Didorong Jadi Penggerak Transisi Energi

Pendidikan

Nommensen Festival 2025, Pj Sekda Sumut Harapkan Kampus di Sumut Semakin Aktif Gelar Event Berkualitas

Pendidikan

Pemprov Sumut Dorong PADU Terus Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Pendidikan

Legislator Golkar Soroti Usulan Kampus Kelola Tambang, Ingatkan Masalah Baru