Beritasumut.com-Fakultas Bahasa dan Seni (FBS Unimed) menggelar acara The First International Seminar On Foreign Language Teaching, Linguistics, and Literature (ISFLATEL-2018) di Digital Library Lantai IV, pertengahan pekan kemarin. Dengan mengangkat tema 'Emerging Foreign Language towards Industrial Revolution 4.0', acara menghadirkan narasumber dari berbagai negara, di antaranya Prof Dr Syawal Gultom MPd (Rektor Universitas Negeri Medan), Dr Tri Indri Hardini MPd (Head of APFI Indonesia), Mounia Salah (Institut Francais d’Indonesie), Dr Balazs Huszka (Universitas Malaysia Pahang), Matthias Jochmann MA (Lektoren Programm Bosch Stiftung) serta Dr Andrew PL Tobing MHum (Universitas Methodist Indonesia). Dilansir dari laman Unimed.ac.id, Minggu (07/10/2018), Seminar Internasional ini merupakan yang pertama kalinya digelar oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Prancis Unimed untuk meningkatkan kualitas lulusan dalam menguasai bahasa asing. dalam menekankan revolusi indutri 4.0 yang berbasis digital. Seminar ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai universitas dalam dan luar negeri dengan jumlah peserta sekitar dua ratusan peserta. “Lulusan Universitas Negeri Medan harus memiliki kemampuan berbahasa asing yang baik. Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menginternalisasi nilai-nilai bahasa terkhusus pelajaran bahasa asing dalam meningkatkan kualitas berbahasa asing, kemampuan berbahasa asing merupakan salah satu skill wajib untuk sukses di era revolusi industry 4.0.,” cetus Dr Marice ketika memberi kata sambutan. Ia mengharapkan melalui seminar ini dapat menguatkan hubungan kebersamaan dalam ranah pengembangan ilmu bahasa dan menjadi media tukar pikiran dalam meningkatkan kualitas pendidikan bahasa asing.“Semoga seminar internasional ini menjadi pendorong semangat dan motivasi para mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi diri untuk kemajuan civitas FBS Unimed khususnya program studi bahasa prancis kedepannya,” pungkasnya. (BS09)