LPMQ dan UIN Ar-Raniry Gelar Workshop Manuskrip Al Quran Nusantara

- Kamis, 05 Juli 2018 23:15 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072018/6049_LPMQ-dan-UIN-Ar-Raniry-Gelar-Workshop-Manuskrip-Al-Quran-Nusantara.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran (LPMQ), Balitbang-Diklat Kementerian Agama bersama dengan Fakultas Adab dan Humaniora dan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry menggelar Workshop Manuskrip Alquran Nusantara, Kamis (5/7/2018) bertempat di Aula Fakultas Adab dan Humaniora kampus setempat.

 

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr Tgk H Warul Walidin AK MA yang diwakili oleh Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan dan kerjasama UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Dr H Syamsul Rijal MAg.

 

Dalam sambutannya, Syamsul mengatakan bahwa kegiatan workshop yang diselenggarakan hari ini merupakan sebuah langkah maju dan strategis dalam memperkuat khazanah dan kultural muslim masa lampau lewat mushaf alquran.

 

“Pada saat ini upaya pemeliharaan Alquran tidak hanya dalam bentuk hafalan, tapi juga dalam bentuk pemeliharaan mushaf Alquran dari generasi ke generasi sehingga dapat melahirkan kesadaran baru bagi para akademisi untuk menjaga mushaf alquran, menghafal dan mentranformasikan nilai nilainya dalam era modern," kata Syamsul.

 

Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Syarifuddin MA PhD selaku penangungjawab kegiatan mengatakan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan sebagai upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya mushaf kuno sebagai benda cagar budaya yang harus dijaga, dirawat dan dilestarikan dengan sebaik-baiknya.

 

Selain itu, kata Syarifuddin, kegiatan tersebut juga sebagai upaya untuk menggagas berdirinya centre of execellent terkait mushaf kuno Nusantara pada Bayt Al-Qur’an yang memiliki informasi yang komprefensif terkait mushaf kuno Nusantara.

 

“Kesadaran masyarakat terkait dengan mushaf kuno belum cukup memadai sehingga benda berharga ini kurang dirawat secara baik, dan bahkan ada sebagian dikomersilkan sebagai benda koleksi yang diperjualbelikan dengan harga yang mahal," jelas Syarifuddin.

 

Workshop tersebut turut menghadirkan sejumlah narasumber, baik dari Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) maupun dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh masing-masing, Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Dr H Muchlis M Hanafi MA, Koordinator Peneliti LPMQ Dr H Ali Akbar MHum, Dekan Fak. Adab dan Humaniora Syarifuddin, Dosen Prodi IAT FUF Dr Samsul Bahri MAg dan Peneliti LPMQ H Zarkasi MA.

 

Workshop ini merupakan salah satu bentuk realisasi dari Mou antara LPMQ dan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Naskah kesepakatan kerjasama tersebut ditandatangani oleh Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Muchlis, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora Syarifuddin serta Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Lukman Hakim MAg.(Rel)

 


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

WALUBI Medan Tegaskan Komitmen Jaga Kerukunan Lewat Diskusi “Merawat Kerukunan” di UINSU

Pendidikan

Pemkab Langkat Raih Penghargaan LP2M Award UINSU: Bukti Kolaborasi Cemerlang Dalam Pengabdian Masyarakat

Pendidikan

Dukung OMATIQ, Pemko Medan Berharap Bisa Lahirkan Generasi Berkualitas

Pendidikan

Mahasiswa UIN Sumut Kunjungi Kantor WALUBI Medan

Pendidikan

Lepas 5.500 Mahasiswa KKN, Pj Gubernur Sumut Harapkan Bisa Percepat Pengembangan Masyarakat

Pendidikan

Kalah dari Guinea, Timnas Sepakbola Indonesia Gagal ke Olimpiade