Beritasumut.com-Senat Mahasiswa Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh menggelar Latihan Kepemimpinan Dasar (LKD) bagi mahasiswa FAH UIN Ar-Raniry, Rabu (25/4/2018) bertempat di Aula mini kampus setempat.Kegiatan yang mengusung tema 'menciptakan mahasiswa rasional, sustanable dan action' menghadirkan narasumber masing-masing, Dr Bustami Abubakar MHum selaku wakil dekan bidang kemahasiswaan dan kerjasama FAH, Muhazar MA dan Rahmad Syah Putra MPd.Dalam kesempatan itu, Bustami mengingatkan mahasiswa khususnya Fakultas Adab dan Humaniora untuk tidak menjadi 'pelacur' intelektual dengan terlibat pada politik praktis.Sejatinya, kata Bustami mahasiswa selalu menjadi sorotan karena sering kali di anggap sebagai jembatan nurani masyarakat yang mampu mewakili aspirasi mereka. Banyak perubahan besar dan nilai-nilai sejarah yang ditorehkan di negeri ini senantiasa menempatkan mahasiswa pada posisi terhormat. “Dari aspek akademis tuntutan peran mahasiswa hanya ada satu yakni belajar, namun tidak semua hal bisa dipelajari di kuliah atau laboratorium karena salah satu wadah utama untuk belajar ialah berorganisasi," kata BustamiSementara itu, Muhazar yang tampil pada sesi kedua dengan tema menanamkan nilai kepemimpinan pada mahasiswa menjelaskan bahwa seorang pemimpin harus punya karakter. “Menjadi aktifis bukan mengabaikan kuliah, namun seorang aktifis harus menjadi contoh dan harus berbeda dengan orang-orang yang tidak aktif dalam berorganisasi," jelas kata Muhazar.Salah satu alasan, kenapa banyak mahasiswa sekarang ini yang lebih memilih apatis. Menurut Muhazar, salah satunya mereka tidak tertarik dalam berorganisasi karena mereka melihat rekan-rekan mereka yang bergabung dalam organisasi memiliki prestasi akademik yang lebih rendah dari rata-rata, padahal sebenarnya organisasi tidak pernah mengganggu kuliah.Pada sesi terakhir, Rahmad Syah Putra dalam materinya yang berjudul manajemen pengelolaan diri dalam berorganisasi. Rahmad mengajak para mahasiswa untuk berorganisasi dengan hati dan tidak berhenti untuk terus belajar. "Disamping itu, jadilah organisasi sebagai rumah kedua anda," pungkasnya. (Rel)