Beritasumut.com-Mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga Angkatan Tahun 2015 Universitas Negeri Medan (Unimed) mengadakan festival makanan Indonesia yang bertemakan 'Magical Culinary Of Indonesia' dan workshop ‘Kreasi Masakan Nusantara’ yang dilaksanakan di Digital Library, pertengahan pekan ini. Seminar ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknik Prof Dr Harun Sitompul MPd, Wakil Dekan I Dra Rosnelli MPd, Wakil Dekan II Dr Eka Daryanto MT, Wakil Dekan III Dr Nathanael Sitanggang MPd, Kepala Jurusan PKK Dra Lelly Fridiaty MPd, dan Kepala Program Studi Tata Boga Dra Nina Ampera MSi, serta dosen–dosen pengampuh dari jurusan PKK Fakultas Teknik Unimed. Narasumber dalam kegiatan workshop ini adalah Chef Khairul Adnan (Kitchen Chef/Executive Chef at Santika Dyandra Hotel & Convention, Medan, serta Chef Hendry Hutabarat (Pastry Chef), dengan acara penyampaian materi oleh narasumber, food photography dan kuis tentang materi dari narasumber. "Workshop ini adalah suatu wadah untuk meningkatkan intelektual mahasiswa lewat narasumber yang sudah sangat perpengalaman dan diharapkan mahasiswa membuahkan hasil yang berpengaruh untuk lebih baik dari workshop ini," ujar Dekan Fakultas Teknik, Harun Sitompul dilansir dari unimed.ac.id, Sabtu (14/04/2018). Ketua Panitia Pelaksana, Sandy Ramanda Putra menjelaskan, kegiatan ini antara lain bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan jiwa entrepreneur mahasiswa di bidang kuliner, meningkatkan hubungan kerjasama antara dunia industri dengan Prodi Pendidikan Tata Boga Unimed dalam bidang usaha boga. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan beraneka ragam makanan khas Indonesia yang telah dimodifikasi bentuk dan penampilannya, tetapi tidak menghilangkan cita rasa aslinya. Dengan dilaksanakannya festival ini diharapkan seluruh masyarakat Indonesia dapat mempertahankan cita rasa masakan serta menjadikan masakan daerah Indonesia menjadi ‘raja’ di negeri sendiri dan dapat mempengaruhi konsumsi wisatawan semakin meningkat, sehingga kunjungan wisatawan dapat meningkatkan inflasi Indonesia. "Pada tujuan akhirnya kuliner dan budaya khas Indonesia tidak hilang dan akan terus berkembang serta dapat bersaing di tingkat internasional. Dan yang paling terpenting melalui pameran ini dapat menumbuhkembangkan rasa cinta kita terhadap budaya khas Indonesia," pungkas Sandy.(BS09)