Beritasumut.com-Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menjalin nota kesepahaman dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan perpustakaan dan mendorong tumbuhnya budaya baca di lingkungan universitas. Penandatanganan naskah MoU dilakukan Rektor UMSU, Dr Agussani, MAP dengan kepala Perpusnas RI, Drs Muhammad Syarif Bando, MM bertepatan diselenggarakannya Workshop Kepustakawanan, Seminar Nasional, Penandatangan MoU, dan Rapat Kerja Nasional Forum Kerjasama Perpustakaan Perguruan Tinggi Negeri (FKP2TN) di Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (22/03/2018). UMSU menjadi salah satu perguruan tinggi dari 41 PTN dan 8 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) yang melakukan MoU. Rektor UMSU, Agussani menyebut penandatanganan nota kesepahaman antara UMSU dengan Perpusnas RI merupakan bagian program yang tidak terpisahkan dalam rangka peningkatan kualitas mahasiswa dan dosen serta layanan perpustakaan di perguruan tinggi. "Semua layanan dan fasilitas di perpustakaan perlahan akan terus dibenahi dan berupaya memfasilitasi seluruh civitas akademika untuk mendapatkan bahan bacaan yang memadai sekaligus menumbuhkan budaya baca khususnya di kalangan mahasiswa dan dosen,”katanya melalui keterangan tertulis. Kepala Perpustakaan RI, Syarif Bando mengatakan, perpustakaan saat ini menjadi perhatian serius pemerintah, bahkan perpustakaan harus terus bergerak untuk menjembatani ilmu pengetahuan. Terkait MoU, dirinya meminta harus ada tindaklanjut yang nantinya bisa dilakukan. “Dalam forum ini, setelah MoU nantinya kita akan bersama-sama memainkan peran, tidak bisa lagi pustkawan menunggu, pustakawan harus bangkit dan berdiri seiring sejajar dengan para guru besar, para dosen yang mengajar di kelas untuk memberikan kontribusi kualitas mahasiswa yang akan dihasilkan,” katanya. (BS07)