Beritasumut.com-Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Bakhtiar Ahmad Sibarani didampingi Wakil Bupati Tapanuli Tengah Darwin Sitompul membuka secara resmi dan menyerahkan SK Guru Honorer untuk 1.218 orang yang ada di Kabupaten Tapteng bertempat di Gedung Serbaguna Pandan, pertengahan pekan kemarin. Hadir dalam acara ini, Anggota DPRD Kabupaten Tapteng, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapteng Drs Sehat Munthe SPd, Koordinator Pengawas (Korwas) tingkat SD dan SMP Kabupaten Tapteng dan Tenaga Guru Honorer. "Saat ini kita mengukir sejarah bahwa guru yang telah mendidik kita harus dihormati dan diberi penghargaan. Kini akan diserahkan Keputusan Kepala Daerah adalah sebuah karunia yang wajib disyukuri yang tidak hanya sekedar diucapkan di lisan saja tetapi harus diiringi dengan rasa syukur dari hati yang kemudian diiringi dengan tindakan nyata. Hal ini sebagai wujud tanggung jawab Pemkab Tapteng memfasilitasi dalam melayani guru secara professional," ungkap Bupati dilansir dari laman tapteng.go.id, Minggu (18/03/2018). Bupati menjelaskan, ada strategi bagaimana cara agar bisa memenuhi hak tetapi harus mengerjakan kewajiban terlebih dahulu. Dulu ada batasan usia untuk diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tetapi kedepannya Bupati akan coba menyurati ke Presiden dan guru-guru honorer melampirkan permohonan supaya umur 35 tahun dan sudah lama berbakti bisa diangkat menjadi PNS. "Kita harap ini dapat terlaksana. Guru honorer tidak bisa lagi ditambah. Kita harus tetap bersatu dan bangkit. Jangan karena agama dan sara kita jadi terpisah, marilah kita saling menghargai agama satu dengan yang lain.Mengingat selama ini gaji guru honorer sangat minim maka Bupati Tapteng bersama DPRD Kabuapten Tapteng berkomitmen pada 2019 mendatang akan diberi biaya transportasi dan meminta DPRD Kabupaten Tapteng turut ikut bekerja sama agar dapat meningkatkan kesejahteraan guru honorer," jelas Bupati. "Tahun depan tidak ada lagi penambahan guru honorer. Keputusan ini adalah tanggung jawab Pemkab Tapteng untuk memfasilitasi dalam melayani guru di Tapteng.Bagi Guru Honorer yang benar-benar susah kehidupannya akan diberi zakat pada hari Raya masing-masing," sambung Bupati lagi. Dengan penyerahan SK Bupati ini, Bupati berharap agar pelayanan di bidang pendidikan kepada seluruh anak didik di Tapteng akan lebih memadai, bertekad memajukan pendidikan, dan mencerdaskan anak sebagai generasi penerus bangsa di Tapteng.Bupati juga meminta kesanggupan dan kesiapan seluruh guru honorer untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya di manapun tempat mengajarnya dengan penuh tanggung jawab dan profesional.SK Bupati ini juga merupakan dasar mendapatkan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Sebelumnya, Plt Kadis Pendidikan Sehat Munthe mengungkapkan, sejak Tapteng berdiri baru pertama kali Bupati Tapteng menyerahkan langsung SK guru honorer. "Ini merupakan suatu penghargaan bagi seluruh guru honorer. Untuk itu, marilah kita bersama mewujudkan visi dan misi Kabupaten Tapteng. Tahun depan guru honorer akan mendapat tunjangan biaya transportasi setiap bulannya," terang Sehat Munthe.(BS02)