Seribu Pelajar di Medan Ikuti Pendidikan Pancasila, Bela Negara dan Pembinaan Karakter

- Selasa, 27 Februari 2018 21:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022018/9334_Seribu-Pelajar-di-Medan-Ikuti-Pendidikan-Pancasila--Bela-Negara-dan-Pembinaan-Karakter.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Sekitar seribu pelajar SMP terdiri dari 25 SMP di Medan mengikuti pendidikan Pancasila, Bela Negara dan pembinaan karakter tingkat SMP se-wilayah Medan yang disampaikan Direktur Pembinaan SMP Dirjen Dikdasmen Kemendikbud RI Dr Supriano MEd didampingi Staf Ahli Pangdam I/BB Bidang Ilpengtek dan LH Kolonel Inf Chandra Wirawan di Lapangan Upacara Makoyonkav 6/NK, Jalan Asam Kumbang Medan, Selasa (27/02/2018).

 

Dalam kesempatan itu, DR Supriano mengatakan dengan adanya pendidikan pancasila dan bela negara dapat membekali pendidikan karakter anak sekolah SMP di wilayah Medan. "Ada tiga tantangan kedepan yang harus dicegah dengan baik yaitu mencegah masuknya paham radikal yang ingin merusak pola pikir anak-anak, munculnya media sosial pornografi yang juga akan merusak mental dan pola pikir para siswa, serta mencegah pengaruh narkoba," ungkapnya.

 

DR Supriano berharap kepada para guru atau pembimbing, apabila ada hal-hal yang mencurigakan, kepada siswa tersebut agar segera dicegah dan dilaporkan kepada pimpinan di sekolah masing-masing."Oleh sebab itu, kita bersama-sama TNI melaksanakan pencegahan yang akan merusak mental dan jiwa anak didik tersebut, sehingga kedepannya menjadi generasi muda yang berguna bagi bangsa dan negara," jelas DR Supriano.

 

Sementara itu dalam amanatnya, Pangdam I/BB Mayjen TNI Cucu Somantri yang dibacakan Staf Ahli Pangdam I/BB Bidang Ilpengtek dan LH menjelaskan, kegiatan merupakan salah satu upaya untuk membangun karakter kebangsaan semenjak usia dini. Bahwa tataran dasar bela negara merupakan tingkatan mendasar yang melandasi cara setiap warga negara dalam bertindak guna melindungi negara dari segala bentuk ancaman guna menjaga keutuhan dan kelangsungan hidup NKRI. 

 

Hal tersebut merupakan nilai-nilai dasar bela negara yang mencakup nilai-nilai kecintaan kepada tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan pada pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban untuk bangsa dan negara serta memiliki kemampuan bela negara baik secara psikis maupun fisik. 

 

Pancasila sebagai alat membangun karakter bangsa, memerlukan semangat kebangsaan dan kesadaran setiap warga negara, agar nilai-nilai pancasila dapat terus menerus tertanam dengan baik sekaligus dapat menumbuhkan kesadaran warga negara akan hak dan kewajibannya serta memiliki kecerdasan menghadapi pengaruh globalisasi.

 

"Untuk itu diharapkan kepada peserta agar memanfaatkan momen ini untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dan menumbuhkan kesadaran bela negara. Ikuti rangkaian kegiatan dengan  penuh rasa tanggungjawab serta patuhi setiap petunjuk dan arahan para pembimbing serta pupuk jiwa korsa selama pendidikan," terangnya.(Rel)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Batalyon Parako 463 Pasgat Terima Tanda Kehormatan Samkaryanugraha

Pendidikan

Prabowo Perkuat Pertahanan Negara dengan Resmikan 204 Satuan Baru TNI

Pendidikan

Oknum TNI di Medan Diduga Bawa Kabur Motor Rekan Kerja

Pendidikan

Realisasikan Arahan Wali Kota, Kadin Medan Ajak UMKM Binaan Terjun Langsung di Bazar HUT ke-81 TNI

Pendidikan

Polrestabes Medan Gulung Sindikat Curanmor Libatkan Pecatan TNI, Dua Pelaku Ditembak

Pendidikan

Diskusi di SMK PAB 2 Helvetia, KAHMI Sumut: Pemahaman Nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Penting