Beritasumut.com--Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Syahrul M Pasaribu, memaparkan program Perpustakaan Desa yang sudah menjadi percontohan skala nasional. Tujuannya, agar para mahasiswa dapat meningkatkan minat bacanya, sehingga mutu pendidikan semakin meningkat. “Saat ini zaman digitalisasi, semua mahasiswa sudah menggunakan peralatan tersebut. Namun, tidak ada salahnya, agar tekhnologi itu memacu untuk meningkatkan minat baca,” ujar Syahrul ketika menghadiri acara Masa Taaruf Mahasiswa Baru (Matamaru) di Universitas Muhammadiyyah Tapsel seperti dilansir dari laman resmi tapselkab.go.id, Kamis (21/09/2017). Menurutnya, di Indonesia, saat ini hanya Pemkab Tapsel yang memiliki program seperti itu, sehingga, Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh Pemkab Tapsel, karena program tersebut dianggap akan mempercepat kemajuan di bidang pendidikan.”Program ini menjadi contoh skala nasional, karena hanya Tapsel yang memiliki program tersebut,” jelasnya. Di hadapan ribuan mahasiswa, Syahrul mengungkapkan, kemajuan suatu negara tidak terlepas dari Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki. Untuk itu, kedepannya diperlukan sinergitas dari seluruh stakeholder yang ada di wilayah Kabupaten Tapsel pada khususnya dan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) pada umumnya, untuk percepatan peningkatan SDM yang dimiliki saat ini. Pada kesempatan tersebut, jumlah mahasiswa baru yang mengikuti Matamaru sebanyak 981 orang, dengan rincian, laki-laki 237, perempuan 644, terdiri dari FKIP sebanyak 355 orang, Fisipol 180 orang, Fakultas Hukum 207 orang, Fakultas Pertanian 195 orang, Fakultas Peternakan 24 orang, Fakultas Agama Islam 40 orang.(BS02)