Beritasumut.com-sebanyak 46 unit Palang Merah Remaja (PMR) ikut ambil bagian dalam acara Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) XI bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan yang dilaksanakan di Objek Wisata Gotongroyong, Pancurbatu Kamis-Minggu (14-17/09/2017). Dalam kesempatan tersebut, Ketua PMI Kota Medan, Musa Rajekshah (Ijeck) berharap, para peserta PMR yang terlibat, bisa menjadi generasi yang tangguh, terampil dan beretika, khususnya dalam kehidupan sehari-hari. “Karena ke depan nanti, kalianlah sebagi generasi penerus bangsa ini, dan menggantikan pengurus PMI saat ini maupun di seluruh Indonesia,” ujar Ijeck. Selain itu, dalam arahannya ijeck menjelaskan, Jumbara merupakan sarana evaluasi pembinaan anggota PMR sebagai agen pendidikan yang berkarakter sesuai strategi pendidikan internasional 2015. Karenanya, seluruh peserta diimbau memanfaatkan kesempatan ini untuk saling berbagi pengetahuan dan pengalaman dari masing-masing pembina unit di sekolah."Jangan jadikan moment ini sebagai kompetisi yang memperebutkan juara. Melainkan aplikasi dalam menjalankan Tri Bakti Palang Merah Remaja," imbaunya. Sekretaris PMI Sumut, Drs Edi Siswanto yang juga pendiri PMR di Kota Medan mengingatkan para peserta akan makna siamo tutty fratelly yang mengawali lahirnya Palang Merah Internasional. Karena itu, dirinya menekankan bahwa setiap anggota PMR harus selalu siap untuk menolong orang tanpa memandang latar belakang.“PMR pertama lahir di kota Medan pada 4 September 1981 hanya di SMAN 2. Namun saat ini sudah ada lebih dari 90 unit PMR dan saya bangga. Jadi manfaatkan momen ini untuk menjalin persahabatan dan terwujudnya kerja tim yang baik,” harapnya. Dalam laporannya, Ketua Panitia Jumbara XI PMR-PMI Kota Medan, Rosda SE menerangkan, kegiatan diikuti 46 unit PMR se Kota Medan dan 1.315 peserta. Kegiatan dibagi dalam tiga bagian sesuai akronim nama acara.Pada kesempatan itu PMI kota Medan juga melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dinas Pendidikan Kota Medan, Departemen Agama (Depag), BPBD, maupun Basarnas.(BS03)