Beritasumut.com-Sebanyak 155 orang mahasiswa Program Studi S1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry Banda Aceh dibekali pelatihan sistem otomasi perpustakaan berbasis web dengan menggunakan software SLiMS dan Inlislite di LAB Perpustakaan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Kegiatan tersebut berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 6-8 September 2017 Pelatihan yang diperuntukkan bagi mahasiswa semester VII yang akan melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) ini menghadirkan pemateri sekaligus instruktur dari kalangan alumni, masing-masing Arkin SIP, Zulfiqri SIP, Teuku Hermilan dan Marhaban. Ketua Prodi S1 Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Zubaidah MEd mengatakan, kegiatan pelatihan ini merupakan bentuk tanggungjawab prodi untuk pembekalan mahasiswa yang akan mengikuti magang. Mereka nantinya akan ditempatkan di beberapa perpustakaan di Kota Banda Aceh dan Aceh Besar selama dua bulan terhitung 11 September hingga 11 Nopember 2017. “Hari ini kita melakukan pembekalan untuk 155 mahasiswa yang mengabdi dan mentransferkan ilmu di sejumlah perpustakaan selama 2 bulan lebih. Mereka akan ditempatkan di 67 perpustakaan baik perpustakaan sekolah, perguruan tinggi, instansi maupun ke sejumlah perpustakaan khusus lainnya yang ada di kawasan Banda Aceh dan Aceh Besar,” Kata Zubaidah. Lebih lanjut, ia berharap semoga kehadiran mahasiswa bisa membuat suatu terobosan baru, terutama yang berhubungan dengan dunia perpustakaan seperti integrasi sistem manual ke otomasi. Sementara itu, Dekan Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Syarifuddin MA PhD mengatakan tujuan dilaksanakan magang adalah untuk memperoleh kesempatan dalam mempraktekkan ilmu yang telah dipelajari selama dibangku kuliah ke dunia kerja.“Setelah sekian semester kita belajar, hari ini saatnya kita aplikasikan ilmunya dan hari ini kita praktek dan kita buktikan kita bisa. Meskipun kita kecil, tapi kinerjanya harus hebat seperti hebat seperti bulan sabit, suatu saat nanti akan jadi bulan purnama," kata Syarifuddin. Syarifuddin mengingatkan, magang bukan untuk mengejar nilai dan mencari popularitas, namun sebagai proses untuk berbuat dan berkarya. Namun yang terpenting harus menjaga sikap dan almamater serta integritas kita sebagai insan akademis. Sebelumnya mereka juga dibekali tentang berbagai materi yang berkaitan dengan magang seperti, tahapan dan indikator penilaian mahasiswa magang oleh Mukhtaruddin MLIS dan materi how to be a good ‘Library Manager’ oleh Zubaidah MEd. (Rel)