Akan Terbitkan Buku, Parulian Latih 120 Pelajar

Herman - Rabu, 09 Agustus 2017 15:31 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082017/863_Akan-Terbitkan-Buku--Parulian-Latih-120-Pelajar.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Yayasan Pendidikan (YP) Parulian melatih 120 pelajar dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK menulis cerita pendek. Pelatihan ini bertujuan mendukung Gerakan Literasi Sekolah (GLS). 

 

“Kami ingin pelajar Parulian mampu menghasilkan karya-karya tulis yang berbasis literasi,” terang Erita Siburian, Sektretaris Badan Pengurus YP Parulian di Medan, Rabu (09/08/2017).

 

Erita mengatakan, sejak tahun lalu YP Parulian dengan dukungan USAID PRIORITAS, sudah mengiatkan gerakan membaca. Setiap hari siswa dan guru diwajibkan membaca buku non pelajaran selama 15 menit. "Membaca sudah menjadi kebiasaan baru di Parulian, sekarang kami ingin tingkatkan kebiasaan itu menjadi menulis,” tambahnya.

 

Lebih lanjut Erita mengatakan, pelatihan menulis cerpen ini didukungan Forum Masyarakat Literasi Sumatera Utara (FORMALSU). FORMALSU menghadirkan penulis-penulis berbakat dari media terkemuka. Mereka ini tidak hanya melatih menulis cerpen yang menarik, tetapi juga memberikan tips agar cepren itu bisa terbit di media massa. "Karya-karya terbaik anak-anak kami yang nantinya dipublikasikan oleh media massa, akan kami terbitkan menjadi buku,” tukasnya.

 

Ezra Monica Siregar, pelajar SMA Parulian 1 mengaku gembira mengikut pelatihan menulis. Ia merasa lebih termotivasi untuk menulis cerita pendek. Ezra menjadi lebih mengetahui teknik menulis cerita pendek agar menarik dibaca. 

 

"Dari pelatihan ini saya menulis cerita pendek berjudul Berdiri Tegak Dalam Sepi. Cerpen berkisah soal ini diskriminasi dalam keluarga, namun si orang yang merasakan diskriminasi itu bisa menghadapinya dan berhasil bangkit. Detail-detail kebangkitan itu yang saya tulis dalam cerita ini,” serunya.

 

Sekjend Forum Masyarakat Literasi Sumatera Utara (FORMALSU), Agus Marwan mengapresiasi pelatihan menulis yang diselenggarakan Parulian. Ia mengatakan, kemampuan menulis bisa menjadi bekal siswa Parulian di masa depan. “Ada banyak penulis yang bisa hidup mapan saat ini. Pelatihan yang dilakukan Parulian ini, memberikan keuntungan bagi siswa, karena tidak semua sekolah bersedia memfasilitasi pelatihan menulis,” tambahnya.

 

YP Parulian merupakan sekolah swasta pertama di Sumut, yang mendeklarsikan diri sebagai sekolah literasi. Dideklarasikan oleh Konsul Amerika Serikat (AS) Juha P. Salin pada 26 Oktober 2016. Sejak tahun lalu, Parulian mendapat dukungan USAID PRIORITAS untuk menyediakan layanan pendidikan berkelas dunia.(rel)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Guru Madrasah Asal Sumut Raih Rekor MURI Penulisan Buku Antologi Puisi Etnik Nusantara

Pendidikan

Tri Sumatera Hadirkan Pembelajaran Digital dan Sportivitas di Nias Selatan

Pendidikan

Waka MPR Dorong Kemampuan Literasi Generasi Muda Konsisten Ditingkatkan

Pendidikan

Indosat Latih Kurikulum AI untuk Guru dan Penyandang Disabilitas di IDCamp 2024

Pendidikan

Taman Literasi Wahana Pembinaan Olah Raga Masyarakat dan Permainan Rakyat

Pendidikan

Pj Gubernur Sumut Luncurkan Aplikasi ‘Literasi Permata’ Guna Permudah Masyarakat Pinjam Buku dari Perpustakaan