Belasan Peserta Ikuti Seminar Bantuan Penelitian Luar Negeri

- Selasa, 01 Agustus 2017 19:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082017/1271_Belasan-Peserta-Ikuti-Seminar-Bantuan-Penelitian-Luar-Negeri.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI

Beritasumut.com-Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama menggelar Seminar Proposal Bantuan Penelitian luar negeri. Ada 18 calon peneliti yang diumumkan mendapat peluang untuk menerima bantuan penelitian, baik kolaboratif internasional maupun  research fellowship luar negeri. Kasubdit Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Muhammad Zain menjelaskan, seminar proposal merupakan tahap lanjutan seleksi penerima bantuan penelitian. Para nominator diundang untuk mempresentasikan desain operasional penelitiannya di hadapan tim penguji.“Kami mengundang nominator untuk melihat kemampuan mengartikulasikan gagasan serta melihat kontribusi akademik dari penelitian yang akan dilaksanakan. Apakah memungkinkan untuk dibiayai di luar negeri atau hanya cukup penelitian di dalam negeri,” ungkap Zain yang dilansir dari laman kemenag.go.id, Selasa (01/08/2017).Program bantuan penelitian kolaboratif internasional akan diberikan kepada peserta terpilih. Mereka adalah akademisi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Dalam kurun waktu tiga bulan, mereka akan bermitra melakukan kegiatan penelitian di universitas internasional di luar negeri. “Program ini telah berjalan sejak empat tahun lalu. Kami mengirim para dosen PTKI untuk bermitra dengan para akademisi luar negeri dalam  melakukan riset dan menulis di jurnal internasional bereputasi,” kata Muhammad Zain.Zain berharap program ini dapat memunculkan akademisi PTKI yang berkemampuan distingtif, msalnya: ahli kawasan Timur Tengah, ahli Islam Eropa, ahli kajian kawasan, dan lain sebagainya. Selain itu, para akademisi PTKI juga diharapkan dapat meningkatkan jejaring kerjasama internasional.Sementara itu, Kasie Penelitian dan Pengembangan Hak Kekayaan Intelektual Dit. PTKI Anis Masykur mengatakan, output dari program ini adalah publikasi di jurnal internasional bereputasi. “Program ini memberikan kesempatan para dosen PTKI untuk meningkatkan reputasinya di tingkat dunia dengan menulis pada jurnal-jurnal internasional bereputasi. Semua itu juga membantu para dosen untuk menjadi guru besar,” kata Anis.Dikatakan Anis,  banyak penerima bantuan penelitian kolaboratif internasional   yang saat ini telah menjadi guru besar. Hal itu karena  kesempatan yang diberikan Dit. PTKI dimanfaatkan dengan baik untuk melakukan penelitian dan kemudian menulis artikel di jurnal internasional bereputasi.Dari 18 yang diundang, sembilan nominator akan memaparkan penelitian kolaboratif internasional dan sembilan lainnya tentang penelitian research fellowship luar negeri. Untuk penelitian kolaboratif internasional, Kemenag telah menyiapkan bantuan antara 100 sampai 190 juta. Sementara bantuan reseacrh fellowship luar negeri individual dalam rentang 100 sampai 170 juta.Hadir sebagai pembahas proposal antara lain: Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra, Masykuri Abdillah, Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya Masdar Hilmy, dan beberapa tim pembahas lainnya. (BS02)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Kualitas Pendidikan di Sumatera Utara Masih Timpang, Akademisi Tawarkan Solusi Strategis

Pendidikan

Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara

Pendidikan

Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan

Pendidikan

BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Manfaat Jaminan Kematian & Beasiswa kepada 16 Ahli Waris P3K Paruh Waktu

Pendidikan

Pengurus KADIN Medan Salurkan Bantuan Sosial ke Kuala Simpang, Aceh Tamiang

Pendidikan

Yayasan IKAL Peduli Nusantara Salurkan Bantuan Banjir di Pangkalan Susu dan Tanjung Pura