Presiden Jokowi Minta Guru Beri PR Siswa Tengok Tetangga Sakit Atau Ikut Kerja Bakti

Herman - Sabtu, 22 Juli 2017 15:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir072017/5524_Presiden-Jokowi-Minta-Guru-Beri-PR-Siswa-Tengok-Tetangga-Sakit-Atau-Ikut-Kerja-Bakti.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Terkait dengan mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) di masa depan yang berkarakter, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku telah meminta Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) agar kepada anak-anak tidak hanya di ruangan, bisa saja mereka diberikan PR (Pekerjaan Rumah) misalnya menengok tetangganya yang sakit.

 

“PR-nya itu, menengok tetangganya yang sakit, menengok kawannya yang sakit. Anak didik kita bisa diberi PR memberikan makan kepada tetangganya yang kurang mampu,” kata Presiden Jokowi saat membuka Rapat Koordinasi Pimpinan Wilayah (Rakorpimwil) Tahun 2017 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), di Hotel Sahid Jaya, Sleman, DI Yogyakarta, Sabtu (22/07/2017).

 

Menurut Kepala Negara, bisa saja PR-PR itu tidak hanya matematika saja. Hal-hal yang berkaitan dengan jiwa kemuliaan itu bisa dijadikan PR. “Ada kerja bakti kampung, anak-anak kita suruh ikut. PR-nya ikut kerja bakti kampung. Ambil gambarnya untuk diberikan kepada ibu dan bapak gurunya. Kenapa tidak? Inilah pembangunan karakter yang lama kita lupakan,” tutur Kepala Negara.

 

Oleh sebab itu, Presiden Jokowi mengajak para guru untuk mengisi anak-anak dengan jiwa-jiwa yang baik, jiwa-jiwa yang mulia. “Guru adalah tokoh panutan, guru adalah yang memberi inspirasi, guru adalah yang memberi teladan,” kata Presiden Jokowi menekankan.

 

Untuk itu, Presiden mengharapkan PGRI dapat mengajak dan mendorong para guru untuk menanamkan nilai-nilai dasar pendidikan karakter yang sangat penting bagi perkembangan anak, yaitu yang berkaitan dengan etos kerja, kejujuran, disiplin diri, integritas, kerja keras, dan sifat-sifat pantang menyerah.

 

“Sekali lagi, guru seyogianya bertugas membimbing murid tidak hanya dalam mata pelajaran yang diampunya, tetapi meliputi seluruh perkembangan dan prilaku murid-muridnya,” tutur Presiden Jokowi, seperti dilansir setkab.go.id.

 

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Hadir Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Unifah Rosyidi, Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X, Gubernur Kepulauan Riau, Bupati Sleman, pengurus besar PGRI, pengurus daerah PGRI di seluruh Indonesia, serta perwakilan persatuan guru dari Brunei, Malaysia, Singapura, dan Turki.(BS01)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Jaga Lingkungan dan Pemberdayaan Masyarakat, Pertamina Sumbagut Borong 12 PROPER Hijau

Pendidikan

Kualitas Pendidikan di Sumatera Utara Masih Timpang, Akademisi Tawarkan Solusi Strategis

Pendidikan

Dari Budaya ke Kelas, Penguatan Pendidikan Anti Korupsi dalam Kurikulum Merdeka di Sumatera Utara

Pendidikan

Dimanja AI, Daya Juang Belajar Siswa di Sumatera Utara Perlu Dibangkitkan

Pendidikan

Ketua KADIN Halal Bihalal dengan Ketua DPRD dan Wakil Walikota Medan

Pendidikan

Dukung Promosi Produk UMKM, Pertamina Sumbagut Gelar Pasar Berkah Ramadan