Beritasumut.com-Penerimaan siswa-siswi baru SMA Negeri I Hinai, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumut dinilai salah seorang orang tua siswa telah terjadi kecurangan.Rizkita Chintami yang terdaftar nomor registrasi pendaftaran : 31447-1-0031 SMA Negeri I Hinai yang dinyatakan layak itu, diduga digugurkan oleh panitia jalur Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Padahal, siswi berprestasi dengan nilai NIM 165.0 sudah memenuhi syarat dimintai oleh panitia pelaksanaan siswa baru tersebut."Ada permainan dan kepentingan yang dilakukan panitia pelaksana penerimaan siswa baru SMA Negeri I Hinai untuk tidak mencantumkan nama Rizkita Chintami kembali ke data base komputer Dinas Pendidikan Sumut. Sehingga nama Rizkita Chintami tidak muncul di data komputer tersebut," ujar Nasrullah orang tua dari Rizkita chintami yang membocori kecurangan yang terjadi itu kepada wartawan di Medan, Minggu (09/07/2017). Menurutnya, penilaian yang dilakukan oleh panitia pelaksanaan siswa baru itu kacau balau dan banyak diprotes oleh orang tua siswa berprestasi yang ada di Kabupaten Langkat tersebut. Dia menilai siswi yang mempunyai nilai di bawah Rizkita Chintami sebut saja, Muhamad Egi Pratama dengan nilai rapot 131.00, Andre Gunawan nilai rapot 139.50, Riska Andani nilai rapot 155.50, Wahyuni Syahputri nilai rapot 152.00, Monika Pratiwi nilai rapot 147.50 dan Airyn Dian Safira nilai rapot 146.50 dinyatakan lulus. Nama-nama tersebut muncul di data base komputer dan papan penguman di SMA Negeri I Hinai Langkat. Selaku orang tua Rizkita Chintami, Nasrullah melaporkannya ke Polda Sumut."Saya selaku orang tua Rizkita Chintami mengaku kecewa melihat kecurangan yang terjadi di SMA Negeri I Hinai, biarlah polisi yang mengusut kasus itu sampai tuntas," jelasnya.(BS08)