Serahkan 1.257 KIP di Ciamis, Presiden Jokowi Minta Siswi SMP Peragakan Jurus Silat

Herman - Senin, 12 Juni 2017 01:01 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir062017/5041_Serahkan-1-257-KIP-di-Ciamis--Presiden-Jokowi-Minta-Siswi-SMP-Peragakan-Jurus-Silat.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Usai mengunjungi Pondok Pesantren Miftahul Huda di Tasikmalaya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan perjalanannya ke Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Di sini, Presiden mengawali agendanya dengan menyerahkan 1.257 Kartu Indonesia Pintar (KIP), di SMA Negeri 2 Ciamis, Sabtu (10/06/2017).

 

Mengawali arahannya, Presiden Jokowi menanyakan, apakah sudah dapat kartunya belum. Kemudian Presiden meminta untuk menunjukkan kartu tersebut dan dihitung.

 

“Saya dapat laporan dr Menteri Pendidikan dan kebudayaan tadi melaporkan bahwa terdapat 1257 siswa yang mendapat KIP dan sudah pegang semuanya ya,” kata Presiden, seperti dilansir setkab.go.id.

 

Menurut Presiden, anggaran yang ada di KIP ini, untuk SD mendapatkan Rp450 ribu, SMP mendapatkan Rp750 ribu, kemudian SMA/SMK mendapatkan Rp1 juta.

 

Presiden Jokowi mengingatkan, bahwa KIP ini dananya harus digunakan hal-hal yang berkaitan dengan sekolah, pendidikan, misalnya untuk beli seragam, beli sepatu, beli buku, untuk beli tas.

 

“Hati hati, kalau ada yang memakai dananya KIP ini dipakai untuk beli pulsa kartunya dicabut,” tegas Presiden.

 

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi meminta penerima KIP untuk maju ke depan, yang pertama, diminta anak yang pandai silat. Presiden meminta untuk memperagakan 20 jurus.

 

Anita Baiturahman dari SMPN 4 Ciamis yang maju pertama kali, diminta untuk memperagakan jurus silat di hadapan residen dan hadirin.

 

“Coba peragakan silat itu kaya apa?,” kata Presiden Jokowi seraya menyampaikan bahwa semua harus mengerti pencak silat adalah beladiri budaya bangsa Indonesia.

 

Presiden meminta agar yang lain juga belajar, karena pencak silat merupakan budaya bangsa.

 

Kemudian Presiden mengatakan bahwa Indonesia memiliki 17.000 pulau, dia meminta Anita untuk menyebutkan 5 nama-nama pulau. Pertanyaan ini langsung dijawab Anita dengan menyebut Pulau sumatera, Pulau Bali, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, dan Pulau Papua, sehingga  langsung meminta untuk mengambil hadiah sepeda.

 

“Ini sepeda ini mahal sekali karena ada tulisannya “Hadiah dari Presiden Jokowi”,” kata Presiden Jokowi.(BS01)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

KIS Group Gandeng Shell Pasok BioLNG ke Singapura Mulai 2027, Indonesia Jadi Basis Produksi

Pendidikan

Daftar Pemain RI Kejuaraan Bulutangkis Asia 2025, 4 Wakil Jadi Unggulan

Pendidikan

Pemko Pematangsiantar Dukung Ground Check KPM oleh SDM PKH

Pendidikan

Hasil Undian Piala Sudirman 2025: Indonesia Segrup Denmark!

Pendidikan

Ambisi Rehan/Gloria Kejar Kemenangan di Orleans Masters 2025

Pendidikan

PBSI Turunkan 19 Wakil di Kejuaraan Asia 2025