Beritasumut.com-Usai mengunjungi Pondok Pesantren Miftahul Huda di Tasikmalaya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan perjalanannya ke Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Di sini, Presiden mengawali agendanya dengan menyerahkan 1.257 Kartu Indonesia Pintar (KIP), di SMA Negeri 2 Ciamis, Sabtu (10/06/2017). Mengawali arahannya, Presiden Jokowi menanyakan, apakah sudah dapat kartunya belum. Kemudian Presiden meminta untuk menunjukkan kartu tersebut dan dihitung. “Saya dapat laporan dr Menteri Pendidikan dan kebudayaan tadi melaporkan bahwa terdapat 1257 siswa yang mendapat KIP dan sudah pegang semuanya ya,” kata Presiden, seperti dilansir setkab.go.id. Menurut Presiden, anggaran yang ada di KIP ini, untuk SD mendapatkan Rp450 ribu, SMP mendapatkan Rp750 ribu, kemudian SMA/SMK mendapatkan Rp1 juta. Presiden Jokowi mengingatkan, bahwa KIP ini dananya harus digunakan hal-hal yang berkaitan dengan sekolah, pendidikan, misalnya untuk beli seragam, beli sepatu, beli buku, untuk beli tas. “Hati hati, kalau ada yang memakai dananya KIP ini dipakai untuk beli pulsa kartunya dicabut,” tegas Presiden. Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi meminta penerima KIP untuk maju ke depan, yang pertama, diminta anak yang pandai silat. Presiden meminta untuk memperagakan 20 jurus. Anita Baiturahman dari SMPN 4 Ciamis yang maju pertama kali, diminta untuk memperagakan jurus silat di hadapan residen dan hadirin. “Coba peragakan silat itu kaya apa?,” kata Presiden Jokowi seraya menyampaikan bahwa semua harus mengerti pencak silat adalah beladiri budaya bangsa Indonesia. Presiden meminta agar yang lain juga belajar, karena pencak silat merupakan budaya bangsa. Kemudian Presiden mengatakan bahwa Indonesia memiliki 17.000 pulau, dia meminta Anita untuk menyebutkan 5 nama-nama pulau. Pertanyaan ini langsung dijawab Anita dengan menyebut Pulau sumatera, Pulau Bali, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan, Pulau Sulawesi, dan Pulau Papua, sehingga langsung meminta untuk mengambil hadiah sepeda. “Ini sepeda ini mahal sekali karena ada tulisannya “Hadiah dari Presiden Jokowi”,” kata Presiden Jokowi.(BS01)