Beritasumut.com-Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo RI) dan Pusat Teknologi dan Komunikasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI (Pustekkom Kemendikbud RI) melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) program Kewajiban Pelayanan Universal di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humabahas). Kadis Kominfo Kabupaten Humbang Hasundutan Hotman Hutasoit didampingi Kabid Informatika Deddy Situmorang SE MSi mengatakan, secara umum, akses internet di HUmbahas berjalan baik, oleh karena itu diharapkan masyarakat memanfaatkan internet untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan di berbagai bidang. Dengan internet jarak antara kota dan desa tidak ada lagi. Diminta secara khusus kepada semua tenaga pendidik untuk lebih memaksimalkan penggunaan akses internet untuk mencari bahan/media ajar. “Dengan internet ini, tidak ada lagi perbedaan materi pembelajaran di kota dan desa. Tinggal kita dituntut untuk lebih kreatif mencari bahan/materi ajar untuk kita sampaikan kepada siswa/i kita. Sehingga anak didik kita mampu bersaing dengan anak-anak didik yang berada di kota," ujar Hotman dilansir dari laman resmi humbanghasundutankab.go.id, Minggu (21/05/2017). Pemkab Humbahas memperoleh bantuan KPU/USO dari Kementerian Kominfo RI sebanyak 26 lokasi dengan sasaran lokasi antara lain sekolah, puskesmas dan kantor kecamatan. Jumlah ini masih tetap kurang dan akan mengusulkan penambahan untuk beberapa lokasi lagi seperti lokasi wisata, puskesmas dan sekolah lainnya. “Kami akan mengusulkan lagi lokasi yang lain seperti sekolah SD, SMP, Puskesmas dan objek-objek wisata untuk mendapat bantuan layanan internet untuk mewujudkan smart kabupaten sesuai dengan visi Diskominfo Kabupaten Humbang Hasundutan," jelasnya. Deddy Situmorang menambahkan, jika tim monev meninjau 7 lokasi, antara lain Puskesmas Sigompul-Lintongnihuta, Kantor Camat Tarabintang, SDN 173463 Pakkat, SDN 173480 Martonabala Pakkat, Puskesmas Onan Ganjang, Puskesmas Paranginan dan SMAN 1 Baktiraja. Tim melakukan pemeriksaan fisik perangkat, memastikan semua perangkat berjalan dan berfungsi dengan baik. Selanjutnya, dilaksanakan pertemuan singkat dengan seluruh tenaga pendidik untuk mendapat penjelasan tentang pentingnya internet untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan tenaga pendidik dalam memberikan materi pelajaran kepada siswa-siswi. (BS02)