Beritasumut.com-Bekerjasama dengan Universiti kebangsaan Malaysia (UKM) dan Politeknik Medan (Polmed), Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Arafah (STAIDA) Deli Serdang menggelar seminar internasional yang bertemakan 'International Workshop of Asean Studies in Islamic and Arabic Education and Educational Science and Technology 2017', awal pekan ini. Rombongan yang berjumlah 19 orang dari Malaysia dipimpin langsung oleh Prof Dr H Maimun Aqsha bin Abdin Lubis PhD selaku Ketua Penyelaras Program Master dan PhD pendidikan bahasa Arab dan pendidikan Islam Fakultas Pendidikan UKM. Dalam kesempatan tersebut, Guru Besar UKM kelahiran 1959 yang juga pernah menjadi dosen di USU pada tahun 1984 hingga 1987 ini bertindak sebagai keynote speaker mengungkapkan kurikulum sekolah memerlukan perpaduan pendidikan sains Al-Quran untuk melahirkan siswa yang dapat mengimbangi antara duniawi dan ukhrowi. "Dan pendidikan falsafah sains Al-Quran dapat menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi oleh manusia karena penyelesaian sains al-Quran lebih bersifat komprehensif," jelas Prof Dr H Maimun. Sementara itu, Wakil Ketua I STAIDA H Umar Mukhtar Siregar Lc MA menambahkan, STAIDA dalam mengembangkan kualitas pendidikannya kerap membangun kerjasama dengan berbagai lembaga dan universitas dalam dan luar negeri, seperti beberapa waktu lalu STAIDA telah membangun MoU (Momerandum of Understanding) dengan Kolej University Islam Selangor (KUIS) Malaysia. "Dan alhamdulillah kini kembali kita dapat menjalin kerjasama dalam melaksanakan acara ini dengan Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM) dan Politeknik Medan (Polmed)," jelas H Umar. Terlihat antusias yang tinggi dari peserta seminar yang terdiri dari berbagai elemen, di antaranya dari mahasiswa dan civitas akademika STADA, guru-guru agama dalam naungan Kementerian Agama Deli Serdang, mahasiswa jurusan Bahasa Arab USU dan tamu undangan. "Besar harapan dengan adanya seminar internasional dan kerjasama ini dapat menjalin hubungan yang lebih akrab serta menambah wawasan dan ilmu sehingga bisa meningkatkan kualitas pendidikan antar lembaga yang ikut dalam kerjasama ini, apalagi STAIDA yang saat ini tengah membangun 3 program studi (Pendidikan Islam Anak Usia Dini, Pendidikan Agama Islam dan Ahwal Syakhsiyah/Hukum Islam) yang masih butuh jalinan kerjasama dengan pihak lain dalam melahirkan alumni yang berkualitas," pungkas H Umar menambahkan. (BS02)