Beritasumut.com-Mendorong percepatan gerakan literasi di Sumut agar berani mendeklarasikan provinsi literasi yang keempat, USAID Prioritas menghibahkan 1.426 buku bacaan berjenjang ke Perpustakaan Daerah Sumatera Utara, Senin (15/05/2017). Koordinator USAID Prioritas Sumut Agus Marwan menyebutkan, pemberian bantuan 1.426 buku bacaan berjenjang ini merupakan program peningkatan kualitas pendidikan. Di mana Perpustakaan menjadi satu jalan yang mereka sampaikan. "Dari hasil tes membaca, anak kelas 1-3 SD lancar membaca. Tetapi 50 persennya tidak memahami," katanya. Menurut Marwan, dengan adanya buku bacaan berjenjang dengan konsep satu kalimat satu gambar, diharapkan anak-anak bisa memahami isi buku. "Khusus untuk Sumut, USAID Prioritas telah memberikan 1,2 juta buku bacaan ke 1.400 sekolah. "Buku ini setiap kalimat ada gambarnya, sehingga anak memahami konsepnya. Kita tahu sekarang Sumut berada di rangking 2 kemampuan membaca, nomor satunya Jawa," imbuhnya. Sementara itu Kepala BPAD Sumut Ferlin Nainggolan dalam sambutannya menyebutkan bahwa saat ini pihaknya telah melaksanakan kerjasama dan memperkuat koordinasi serta membangun sinergitas antara provinsi dengan kabupaten/kota. Sebab dengan penguatan tersebut, masyarakat Sumut diharapkan mampu bersaing dalam hal kualitas keilmuan yang semakin mengglobal. "Kami menyadari keadaan dunia memaksa kita memperbaiki kualitas kita. Karenanya kami menyambut baik dan berterimakasih atas bantuan yang diberikan ini. Ini langkah baik dalam meningkatkan kualitas pendidikan menuju kesejahteraan, selain menambah koleksi dan menggugah minat baca masyarakat, sumber informasi dan kebudayaan," sebut Ferlin. Dalam kegiatan tersebut, USAID Prioritas juga menyerahkan penghargaan kepada Sekdaprov Sumut H Hasban Ritonga sebagai pejabat yang mendukung program lembaga donor ini. Hadir juga Ketua Dewan Pustaka Sumut Hasyim Purba serta para penggiat literasi Muhammad Arifin serta para undangan dan ASN BPAD Sumut. (BS03)