Banyak Mahasiswa Kedokteran Belum Sesuai Kompetensi, IDI Minta Fakultas Kedokteran Berbenah

- Selasa, 02 Mei 2017 23:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052017/3433_Banyak-Mahasiswa-Kedokteran-Belum-Sesuai-Kompetensi--IDI-Minta-Fakultas-Kedokteran-Berbenah.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Fakultas Kedokteran di perguruan tinggi yang ada di Sumatera Utara (Sumut) diminta untuk berbenah.Pasalnya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menilai bahwasanya masih banyak mahasiswa kedokteran yang belum sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. 

 

"Kita dari IDI kembali mengingatkan mahasiswa yang menjalani program pendidikan dokter harus fokus dan berkelanjutan supaya senantiasa ilmunya diperbaharui," ujar Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Medan, dr Ramlan Sitompul SpTHT-KL, Selasa (02/05/2017).

 

Ramlan menyebutkan, meskipun pendidikan dokter tetap berjalan bagus, namun masih banyak persoalan yang terjadi beberapa tahun terakhir. Ia mengatakan, IDI berharap program pendidikan dokter tepat sasaran."Para pengajar dan mahasiswa bisa memahami Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) 2012 dan menerapkannya di semua fakultas kedokteran di perguruan tinggi negeri dan swasta," jelasnya.

 

Menurutnya, sebagai bagian dari tim kendali mutu pusat untuk Uji Kompetensi Dokter Indonesia (UKDI) atau sekarang disebut Uji Kompetensi Mahasiswa Program Pendidikan Dokter (UKMPPD), sekarang memang pendidikan dokter berjalan bagus. Hanya saja masih banyak persoalan terkait mahasiswa pendidikan dokter belum lulus UKMPPD.

 

"Hasilnya masih belum menggembirakan. Hal itu bisa saja terjadi karena kurang persiapan ujian atau bisa saja pemahaman si pembelajar menjadi kendala kurang fokusnya mahasiswa dalam menerima materi. Institusi yang memberikan program pendidikan juga mungkin belum tepat sasaran," terangnya.

 

Untuk itu Ramlan berharap mahasiswa bisa mengimprovisasi program yang diberikan dan bisa lulus dengan hasil memuaskan. Menurutnya, selama ini, UKMPPD berdasarkan SKDI 2012 dan terdapat empat kompetensi. Bahkan ia mengkhawatirkan staf pengajar pun tidak memahami SKDI 2012 tersebut."Dari total jumlah mahasiswa pendidikan dokter di Sumut, hanya 50 hingga 60 persen yang berhasil lulus UKMPPD. Jumlah tersebut kira-kira 300-an orang," sebutnya.

 

Pemerintah melalui badan terkait, sambungnya, seharusnya bisa membantu mengalokasikan dana untuk dokter-dokter yang akan mengikuti pelatihan atau seminar terkait pengembangan ilmu kedokterannya. Tujuannya agar menghindari terciptanya peluang kerja sama antara dokter dan farmasi swasta."Selama ini terobosan pemerintah tidak ada. Banyak dokter menggunakan biaya pribadi dalam mengikuti seminar atau pelatihan," pungkasnya.(BS03)

 


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

CitraLand Tanjung Morawa Wujudkan Kepedulian Sosial Melalui Program Bedah Rumah

Pendidikan

Pertamina Sumbagut Bersama BPH Migas Cek Penyaluran BBM Subsidi di Sumbar

Pendidikan

Kualitas Pendidikan di Sumatera Utara Masih Timpang, Akademisi Tawarkan Solusi Strategis

Pendidikan

Sarana Air Bersih dan 1.577 Tabung Bright Gas Disalurkan ke Warga Terdampak Bencana di Pidie Jaya

Pendidikan

Akses Jalan Terbatas, BPH Migas Jamin Pasokan BBM Jangkau Wilayah Terdampak Bencana Aceh

Pendidikan

BPH Migas Dukung Optimalisasi Penyaluran BBM untuk Nelayan di Nias Utara