Beritasumut.com-Sejumlah atlet pesantren yang berhasil meraih medali di arena Pekan Olahraga Pesantren Nasional (Pospenas) tahun lalu di Banten mendapat tali asih dari Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Tengku Erry Nuradi di Kantor Gubernuran, Jalan Jendral Sudirman Medan, Senin (27/03/2017). Di acara yang sekaligus pengukuhan pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumut periode 2016-2018 dihadiri Ka Kanwil Kemenag Sumut Tohar Bayoangin, Kepala BNN Sumut Brigjen Pol Andi Loedianto, Ketua LPTQ yang juga Sekda Provsu Hasban Ritonga, Asren Nasution, Ketua Badan Silaturahmi Pondok Pesantren Sumut Yulizar Parlagutan Lubis, Ka Kanwil BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut Edy Syahrial, sejumlah pimpinan pondok pesantren se-Sumut, mewakili KONI dan undangan. "Saya harap ke depan, dengan adanya tali asih ini, para atlet bisa meningkatkan kembali prestasinya. Saya berterima kasih karena telah mengharumkan nama Sumut di kancah nasional. Para atlet berprestasi juga diprioritaskan bekerja di BUMD," ungkap Gubsu. Dalam kesempatan itu, Gubsu juga mengapresiasi para pimpinan pondok pesantren. Seperti diketahui, ada 217 pondok pesantren yanghadir untuk bersilaturahmi. Mereka telah mengharuman nama Sumut."Saya memang tidak akan tinggal diam jika ada atlet pesantren yang telah mengangkat nama pesantren dan 14 juta masyarakat Sumut," sebut Gubsu. Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provsu, Baharuddin Siagian mengatakan jika para atlet yang diberi tali asih yakni Rp 10 juta untuk atlet pesantren yang meraih medali emas, Rp7,5 juta yang meraih medali perak dan Rp5 juta kepada masing-masing yang meraih medali perunggu. "Ada juga kita berikan kepada atlet tenis meja putra dan putri Rp25 juta. Sehingga total tali asih yang kita berikan yakni Rp150 juta. Semua yang mengurusi para atlet ini juga akan kita berikan reward," kata Baharudin. Selain tali asih, lanjut Baharuddin, pendidikan para atlet yang berprestasi juga akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu). "Atlet yang berprestasi kita tanggung biaya pendidikannya hingga kuliah. Termasuk kita jamin pekerjaannya agar diterima di BUMD," ujarnya. Salah satu atlet penerima tali asih tersebut, Ilham berterima kasih atas pemberian tali asih tersebut. "Dengan adanya penghargaan ini kita semakin semangat untuk berlatih. Jadi ada semangat untuk berpacu untuk terus berkompetisi," kata atlet peraih medali emas cabang atletik 200 meter yang berasal dari Pondok Pesantren di Tanjung Balai ini. (BS03)