Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang melakukan kerjasama dengan Universitas Sumatera Utara (USU). Kerjasama ini terkait pengembangan budaya dan kesenian yang menjadi kearifan lokal khususnya di Kabupaten Deli Serdang. Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) USU Dr Budi Agustiono MS menjelaskan bahwa Kabupaten Deli Serdang kaya dengan budaya dan kesenian yang sesungguhnya memiliki kearifan lokal. “Deli Serdang dihuni oleh berbagai suku bangsa serta memiliki peninggalan sejarah kerajaan maupun sejarah perjuangan bangsa melawan penjajah yang harus digali dan di sosialisaasikan kepada masyarakat,” terangnya, Selasa (31/1/2017). Menurutnya, pengembangan budaya dan kesenian bermanfaat bagi upaya mempertahankan masayarakt yang berbudaya di tengah-tengah kehidupan berbangsa dan bernegarat. ”Untuk pengembangan budaya dan keseniaan lokal ini, dalam waktu dekat akan digelar seminar budaya kerjasama USU dengan Glasgow Univercity dari Scotlandia,” jelas Budi. Bupati Deli Serdang H Ashari tambunan didampingi Asisten I H Syafrullah, Kadis Budpar dan Olahraga Faisal Arif Nasution, Kadis Pendidikan Wastianna Harahap dan Kadis Kominfo Haris Binar Ginting mengapresiasi kerjasama pengembangan budaya dan kesenian ini yang dianggap penting dan strategis. ”Memerlukan kajian-kajian serta banyak pertimbangan terhadap budaya kearifan lokal daerah ini. Demikian juga dengan rencana pelaksanakan seminar budaya tersebut, bahwa Kabupaten Deli Serdang siap berpartisipasi bagi kesuksesannya,” tegas Ashari Tambunan. Ashari juga mengatakan bahwa kerjasama pengembangan budaya ini sangat bermanfaat bagi upaya peningkatan semangat kebersamaan yang saat ini terasa ada penurunan bila dibandingkan dengan semangat kebersamaan para leluhur seperti pada tahun 1928 dan 1945. ”Kuatnya persatuan dan kesatuan pada masa itu, demikian juga di Deli Serdang yang dihuni oleh berbagai suku bangsa yang berdiam di Kabupaten Deli Serdang diharapkan untuk tidak ragu-ragu untuk melestarikan nilai budayanya masing-masing, sehingga tidak terjadi degradasi budaya-budaya bangsa dan identitas masyarakat Deli Serdang yang selama ini menjadi pegangan kita dalam menjalankan kehidupan sehari-hari.Demikian juga situs-situs sejarah perjuangan maupun sejarah kerajaan yang tentu harus digali dan diseminarkan, yang diharapkan memberi manfaat bagi mempertahankan jati diri sebagai bangsa yang berbudaya,” jelas Ashari. (BS05)