Parulian Didorong Menjadi Sekolah Abad 21

Herman - Selasa, 06 Desember 2016 16:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir122016/3603_Parulian-Didorong-Menjadi-Sekolah-Abad-21.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Seluruh sekolah yang dikelola YP Parulian didorong menjadi sekolah model yang menerapkan pendidikan abad 21.Kepsek dan guru Parulian dinilai telah memiliki kapasitas untuk menerapkan pendidikan abad 21. Penilaian itu didasari karena selama ini Parulian telah mengimplementasikan active learning dalam pembelajaran dan menjalankan program literasi.“Sehingga pembelajaran di Parulian tidak lagi berbeda dengan model pembelajaran di negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Singapura,” terang Koordinator Provinsi USAID PRIORITAS Sumatera Utara Agus Marwan di Medan, Selasa (06/12/2016).Agus Marwan mengatakan UNESCO mendesain pendidikan abad 21 kedalam empat pilar. Proses pembelajaran ditujukan agar siswa bisa belajar mengetahui (learning to know),  belajar berbuat (learning to do), belajar hidup bersama (learning to live together), dan (4) belajar menjadi diri sendiri (learning to be). Keempat pilar itu dalam proses pembelajaran di kelas dapat diobservasi kedalam 10 karakteristik.“Jika pembelajaran telah berpusat pada siswa, menggunakan model active learning, memanfaatkan perangkat komputer,  siswa dinilai berdasarkan kinerja, siswa mampu menalar dan mengikuti aturan-prosedur, bisa belajar berdapatasi, bisa bekerjasama dan saling menghargai, maka inilah yang disebut pembelajaran abad 21,” tukasnya.Lebih lanjut Agus Marwan mengatakan, YP Parulian sangat aktif meningkatkan kapasitas kepsek dan guru melalui ragam pelatihan dan workshop. Seluruh guru mulai tingkat SD, SMP, SMA dan SMK telah mampu menerapkan active learning dalam pembelajaran. Bahkan seluruh kepsek Parulian sudah dilatih mendesain wholde school development dengan menerapkan manajemen berbasis sekolah (MBS).“Dengan komitmen dan kinerja yang ditunjukkan Parulian, saya yakin Parulian bisa menjadi role model sekolah abad 21 di Sumut,” tambahnya.Ketua Badan Pengurus YP Parulian Sopar Siburian mengatakan pihaknya terus berbenah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Mereka menyediakan dukungan besar untuk meningkatkan kapasitas tenaga pendidik di Parulian.”Aset terbesar kami adalah kepsek dan guru yang berkualitas. Karena itu kami tidak pernah ragu untuk mendukung kepsek dan guru. Kami ingin kualitas mereka bisa terus terjaga,” terangnya.Lebih lanjut Sopar mengatakan, Ia khusus mengandeng USAID PRIORITAS untuk membantu sekolah-sekolah YP Parulian. USAID PRIORITAS merupakan program yang didesain Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) untuk membawa pendidikan berkelas dunia kepada banyak siswa di Indonesia.“Sebagai salah satu yayasan pendidikan tertua di Sumatera Utara, kami bertanggung jawab menghasilkan lulusan yang mendukung pembangunan bangsa. Kami semakin optimis dengan dengan dukungan USAID PRIORITAS, tanggung jawab besar itu bisa kami kerjakan dengan lebih baik,” tegasnya.(rel)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Guru Madrasah Asal Sumut Raih Rekor MURI Penulisan Buku Antologi Puisi Etnik Nusantara

Pendidikan

Tri Sumatera Hadirkan Pembelajaran Digital dan Sportivitas di Nias Selatan

Pendidikan

Waka MPR Dorong Kemampuan Literasi Generasi Muda Konsisten Ditingkatkan

Pendidikan

Indosat Latih Kurikulum AI untuk Guru dan Penyandang Disabilitas di IDCamp 2024

Pendidikan

Taman Literasi Wahana Pembinaan Olah Raga Masyarakat dan Permainan Rakyat

Pendidikan

Pj Gubernur Sumut Luncurkan Aplikasi ‘Literasi Permata’ Guna Permudah Masyarakat Pinjam Buku dari Perpustakaan