Beritasumut.com-Junior Chamber International (JCI) Best Business Plan Competition 2016 (BBPC) memberikan hadiah kepada pemenang tiga besar terbaik dari 10 orang finalis di ajang kompetisi Bisnis JCI di Hotel Balairung.Ketiganya berhasil menyisihkan 902 peserta yang mendaftar dari seluruh Indonesia dan 170 peserta yang lolos tahap administrasi. Awarding BBPC ini sendiri dihadiri oleh undangan maupun member JCI Jakarta dengan sebelumnya didahului oleh workshop dan bedah buku dari pakar digital media, Hermas Puspito. Local President JCI Jakarta, M Hadi Nainggolan menyatakan komitmennya untuk terus melahirkan pengusaha-pengusaha baru.Pemenang lomba BBPC ke depannya akan menjadi pengusaha nasional yang punya daya saing yang tinggi."Kita ingin menjadi bagian dari yang melahirkan bibit pengusaha baru. Dengan adanya training, mentoring dan lomba ini kami yakini akan menjadi pengusaha yang memiliki semangat juang yang tinggi," ujar Hadi di Jakarta dalam siaran persnya. Sementara itu, Project Director JCI Jakarta, Febry Syahputra menyambut baik peserta yang mengikuti dari seluruh Indonesia."Yang tidak menang tidak masalah, ini menjadi pintu untuk kerjasama, sinergi dalam membangun fondasi bisnis. JCI Jakarta siap untuk terus mewadahi pengusaha pemula," tutur Febry. Pada Grand Final yang diadakan di Hotel Grand Sahid, 8 Oktober lalu terpilih 10 besar dan langsun melakukan presentasi di hadapan dewan juri, di antaranya adalah Arvan Pradiansyah (Pakar Leadership), Silih Agung Wasesa (Pakar Branding), Eko Endarto (Financial Planner), Anggawira (Ketua Bidang OKK HIPMI, Akademisi), Yuswohady (Pakar Sales) dan Prakoso Budi Susetyo (Deputi bidang SDM Kemenkop UKM). Juara 1 BBPC ini berhasil diraih oleh Muhammad Ihsan dari Aceh dengan rencana bisnis berjudul LIKOLIN yang mengolah limbah kol menjadi pengganti formalin. Juara 2 Taufiq Abdulaziz asal Bandung dengan proposal Bisnis KVASIÉRRE, Co yang membidik niche market melalui inovasi produk speaker kayu akustik (brand ALUNAN) dan fashion item berbahan serat organik. Juara 3 BBPC 2016 diraih oleh Ahmad Yasin Saipuloh yang juga asal Bandung dengan proposal berjudul “Sepatu Organic-Serat Alam”. Ahmad ingin menjadikan perencanaan bisnisnya yang bermanfaat dalam pelestarian alam ini sebagai “Green Fashion Icon” Kebanggaan Indonesia.(Rel)