Beritasumut.com-Dalam rangka menyemarakkan Bulan Bahasa tahun 2016, kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa MAN 2 Model Medan berupaya mengembangkan bakat dan kreativitas kebahasaan untuk pelajar SLTA se-Kota Medan dengan menggelar Expo Five Languages Competition, terdiri dari Bahasa Indonesia, Arab, Inggris, Jerman dan Jepang. Kegiatan yang dilaksanakan dari pada hari Sabtu s/d Minggu (29-30/10/2016) di MAN 2 Model, Jalan Willem Iskandar 7 A Medan, diikuti oleh 40 sekolah dan madrasah dengan total peserta 630 orang dari kawasan kota Medan dan sekitarnya. Expo Five Languages Competition tahun ini mengambil tema Trough The Language We Can Reach The World. Event akbar ini dibuka secara resmi oleh Kakanwil Kemenagsu yang diwakili Kasi Kelembagaan dan Sistem Informasi Madrasah H Solahuddin Sagala SH MSi didampingi Kepala MAN 2 Model Medan Dr H Burhanuddin MPd, Ka.TU Samsul Bahri SPdI dan para WKM MAN 2 Model Medan. Dalam sambutannya, Kasi Kelembagaan dan Sistem Informasi Madrasah Kanwil Kemenagsu menyampaikan, kegiatan Expo Five Languages Competition ini realisasi dari wujud nyata Indonesia terdiri dari beragam budaya termasuk dalamnya beragam bahasa. Berdasarkan penelitian pada tahun 2008, Indonesia memiliki 442 bahasa namun tetap diikat oleh satu bahasa, yaitu Bahasa Indonesia. "Bulan Bahasa ini diadakan bertepatan dengan bulan Oktober, di mana pada bulan Oktober tersebut terdapat satu hari khusus yaitu Sumpah Pemuda. Salah satu isi sumpah pemuda tersebut adalah kami putra-putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia, dan tujuan penyelenggaraan Expo Five Languages Competition ini adalah menjunjung tinggi martabat bahasa Indonesia," ujar Solahuddin dilansir dari laman resmi kemenag.go.id. Sementara itu, Kepala MAN 2 Model Medan Dr H Burhanuddin menyampaikan himbauannya kepada seluruh peserta agar menjadikan kegiatan Expo Five Languages Competition ini mendukung pengembangan program kebahasaan di sekolah masing-masing. Kegiatan Expo Five Languages Competition ini memperebutkan piala bergilir Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Utara. "Saya berharap kepada peserta agar serius mengikuti kompetisi ini, kepada para juri juga agar adil dalam melakukan penilaian, sehingga kita semua dapat menggalakkan pengembangan bahasa di sekolah kita masing-masing, sebab kunci kesuksesan di masa yang akan datang turut ditentukan oleh penguasaan bahasa asing," tegas Burhanuddin. Ada sepuluh bidang yang diperlombakan pada event ini, yaitu Lomba Pidato Bahasa Arab, Berdendang Syair, Kaligrafi, Story Telling, Singing Contest, Stund Up Comedy, Cerdas Cermat Bahasa Jerman, Tari Jerman, Shodo (Kaligrafi Jepang) dan Jepang Song. Para peserta bertarung memperebutkan piala bergilir Kakanwil Kemenag Sumatera Utara dan total hadiah puluhan juta rupiah.(BS02)