Gubsu : Bahasa Asing Harus Dipelajari, Bahasa Indonesia Harus Dicintai

- Senin, 24 Oktober 2016 07:05 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir102016/9044_Gubsu---Bahasa-Asing-Harus-Dipelajari--Bahasa-Indonesia-Harus-Dicintai.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/IST
Gubsu (tengah) saat membuka Gerakan Bangga Berbahasa Indonesia yang digelar Balai Bahasa Sumatera Utara di Taman Ahman Yani, Medan, Minggu (23/10/2016).
Beritasumut.com-Sebagai negara kepulauan serta banyak suku dan adat di dalamnya, Indonesia memiliki beragam bahasa yang unik dari setiap suku yang ada. Dengan latar belakang tersebut, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) HT Erry Nuradi menegaskan sebagai warga negara Indonesia yang cinta dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), apapun etnis dan suku kita, kita harus mencintai dengan tulus dan ikhlas bahasa pemersatu kita yakni bahasa Indonesia.

 

"Gunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar di tempat-tempat umum seperti di perkantoran, pemerintahan, sekolah, kampus, pasar dan lokasi lainnya sebagai alat komunikasi resmi kita," ujar Erry saat membuka Gerakan Bangga Berbahasa Indonesia yang digelar Balai Bahasa Sumatera Utara di Taman Ahman Yani, Medan, Minggu (23/10/2016).

 

"Kita harus bangga bahasa Indonesia menjadi bahasa pemersatu bangsa dan anugerah terindah yang diberikan sang pencipta kepada manusia. Bisa dibayangkan jika kita tidak memiliki bahasa Indonesia," sambung Erry.

 

Erry juga tidak memungkiri pada era kompetisi dan ekonomi global saat ini, bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya mutlak dipelajari dan merupakan investasi berharga di masa akan datang. "Namun di balik semua ini, kita tidak boleh lupa bahasa resmi kita adalah bahasa Indonesia," tegas Erry lagi.

 

Erry mengingatkan 88 tahun yang lalu saat Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, perjuangan pemuda Indonesia pada kongres pemuda waktu itu sungguh luar biasa. "Sebelum bahasa Indonesia diresmikan kita mudah terpecah-belah dan dijajah berkali-kali.Mari kita jaga, lestarikan dan wajib kita gunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar," terang Erry lagi.

 

Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Sumut Tengku Syarfina mengatakan kegiatan Gerakan Bangga Berbahas Indonesia ini diperingati dalam rangka 88 tahun Sumpah Pemuda yang dikaitkan juga dengan bulan bahasa dan sastra yang diperingati di seluruh tanah air."Ini adalah momen bersejarah yang kami lakukan dengan berbagai kegiatan di dalamnya," ujar Syarfina.

 

Syarfina menyebutkan kegiatan jalan sehat, penandatanganan prasasti oleh Gubsu, pemberian anugerah bahasa, orasi dan pembacaan ikrar oleh para duta bahasa, cap jempol mendukung Gerakan Bangga Berbahasa Indonesia serta penghargaan kepada pelaku usaha yang patuh dan setia menggunakan bahasa Indonesia ikut menyemarakkan acara ini.

 

Syarfina menambahkan bahwa pemerintah telah mensosialisasikan empat pilar kebangsaan sebagai wujud rasa cinta kita terhadap NKRI. "Kita harus menyadari perekat utama NKRI itu adalah bahasa Indonesia. Jika ada konflik antar suku, bahasa Indonesia lah jadi penengah. Kita harus bangga memiliki bahasa Indonesia," pungkasnya.(BS03)

 


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Gubernur Sumut Akan Kuliahkan Kakak Beradik Yatim Piatu di Nias, Hingga Tamat

Pendidikan

Hadiri Governansi Insight Forum OJK, Pj Gubernur Pamit ke Komunitas Jasa Keuangan dan Perbankan Sumut

Pendidikan

Pj Gubernur Sumut Hadiri Rapat Paripurna DPRD Penetapan Paslon Gubernur dan Wagub Terpilih Sumut Hasil Pilkada 2024

Pendidikan

Ikuti Paripurna Pengumuman Penetapan Gubsu-Wagubsu Terpilih, Bobby Nasution: Insya Allah Amanah Ini Kami Jalankan Sebaik-baiknya

Pendidikan

Gugatan Edy Rahmayadi soal Hasil Pilgub Sumut di MK Kandas

Pendidikan

Anwar Usman Tak Ikut Putuskan Sengketa Pilgub Sumut Sebab Bobby Pihak Terkait