Beritasumut.com-Banyaknya warnet beredar di Kota Medan ternyata menjadi "pelarian" bagi pelajar saat ingin membolos sekolah. Para pelajar lebih suka nongkrong di warnet, ketimbang mengikutti pelajaran di sekolahnya."Saya nongkrong di warnet , Jalan Berigjend Katamso, Gang Warna, Kelurahan Sukaraja, Medan Maimun hampir setiap hari. Karena dari rumah memang tidak ada niat saya untuk bersekolah," ujar Andika, Sabtu (24/09/2016).Untuk menyiasati razia, sebutnya, Andika selalu membawa baju ganti ketika hendak pergi ke sekolah. Sehingga, ia bisa bermain di warnet tanpa menggunakan seragam dan lebih aman dari razia.Sementara itu salah seorang warga Deni, meminta Pemerintah Kota Medan meningatkan pengawasan warnet. Sehingga, katanya, akses bagi pelajar terbatas saat-saat jam sekolah."Kami sebagai orangtua resah dengan anak kami yang sering bolos sekolah. Soalnya dari rumah setahu kami berangkat sekolah. Taunya kami sering tidak masuk sekolah, datang surat panggilan dari kepala sekolah anak kami," ungkapnya.(BS04)