Guru Dilatih Cegah Narkoba Masuk Sekolah

Herman - Senin, 29 Agustus 2016 12:23 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082016/3792_Guru-Dilatih-Cegah-Narkoba-Masuk-Sekolah.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/BS08
Guru Dilatih Cegah Narkoba Masuk Sekolah

Beritasumut.com-Perang terhadap narkoba terus diserukan. Seperti di Kota Binjai misalnya. Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Binjai, terus menyerukan perang terhadap narkoba dengan mengajak para guru antisifasi narkotika masuk ke areal sekolah, Senin (29/08/2016).Bertempat di aula rumah makan Punokawan Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Bandar Senembah, Binjai Barat, Kepala BNN Kota Binjai Drs AKBP Safwan Khayat, memaparkan kepada para guru betapa pentingnya mengantisifasi masuknya peredaran narkotika ke sekolah.Sebab, anak didik merupakan generasi muda yang sangat perlu dilindungi dari bahaya narkoba. "Kita bisa antisifasi dengan melihat perilaku anak didik yang mulai mengulah dengan cara pendekatan dan membimbing mereka dengan mengetuk hati mereka," arahan Kepala BNN, kepada 33 perwakilan guru-guru Kota Binjai yang hadir.Menurutnya, anak didik sangat butuh perhatian dan memahami dampak buruk dari narkoba. Agar mereka bisa lebih menyadari betapa buruknya narkoba jika sudah meracuni. "Untuk itu, kita sangat berharap peran serta para guru didik dan orangtua. Dengan demikian, kita bisa sama-sama memberantas narkoba dan mengantisifasi dari dini," pinta dia.Dalam pertemuan ini, dirinya juga memaparkan ada beberapa cotoh anak yang terindikasi menggunakan narkoba. Seperti perilaku yang mulai melawan dan selalu berbohong serta berusaha mendapatkan uang dengan berbagai cara.Dengan perilaku demikian, perlu diwaspadai kalau anak didik ini mulai terindikasi menggunakan narkoba. "Dari perilaku inilah, kita bisa melakukan pendekatan dan memberikan pencerahan kepada anak didik. Yakinkan dirinya, kalau narkotika merupakan benda yang sangat berbahaya dan merusak jaringan otak," ungkap dia.Dalam kesempatan itu, salah satu perwakila guru mengakui kalau peredaran narkoba memang sudah masuk ke ranah sekolah. Sebab, dari sekolah mereka sudah ada 8 murid yang terindikasi mengguna setelah dilakukan pengevekan. Untuk itu, mereka berharap agar BNN melakukan sosialisasi serta melakukan ts terhadap murid didik disekolah."Memang benar, peredaran narkotika sudah sangat meresahkan dan masuk ke sekolah. Seperti di sekolah kami, ada 8 murid yang terkontaminasi menggunakan narkoba. Makanya, kami berharap pihak BNN bisa melakukan sosialisasi ke setiap sekolah. Juga melakukan tes urine terhadap murid guna mengantisifasi sejak dini," pinta salah satu guru.Menyikapi permintaan itu, AKBP Safwan Khayat, menyanggupi dan menyambut baik permintaan. Bahkan dirinya berjanji akan menjaga nama baik sekolah dan murid jika memanga ada murid yang terindikasi narkoba. Juga akan melakukan pendekatan terhadap murid didik yang terindikasi.(BS08)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Polrestabes Medan Sikat Rayap Besi-Narkoba, 15 Hari, 147 Tersangka Ditangkap

Pendidikan

Polisi Sergap 2 Orang Pemuda Pengedar Sabu di Jalan Pasar III Medan

Pendidikan

Barak Narkoba dan Judi Tembak Ikan di Desa Durin Simbelang Eksis Beroperasi

Pendidikan

Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 12 Kg Sabu Asal Malaysia

Pendidikan

Terkait Pengungkapan Jaringan Narkoba, Praktisi Hukum Hans Silalahi : Silahkan Buktikan di Pengadilan

Pendidikan

Gubernur Sumut Apresiasi Upaya Polda dan Kodam I/BB Berantas Judi dan Narkoba