Beritasumut.com-Dalam rangka memberikan penyadaran tentang Adiwiyata ke siswa-siswi, MTsN Tanjung Morawa bekerja sama dengan Mahasiswa Biologi Pecinta Alam Universitas Negeri Medan (Biota Unimed) melakukan sosialisasi Adiwiyata, Sabtu (27/08/2016). Bertempat di komplek MTsN Tanjung Morawa, Biota Unimed memberikan penyuluhan tentang Adiwiyata pada siswa-siswi MTsN Tanjung Morawa. Diantaranya penyuluhan tentang apotek hidup, pengomposan sampah, dan lain-lain. Siswa-siswi MTsN Tanjung Morawa sendiri sangat antusias dalam mengikuti penyuluhan Adiwiyata yang disampaikan oleh Biota Unimed. Kepala MTsN Tanjung Morawa, Mhd Syukur Harahap SPdI MA mengatakan bahwa MTsN Tanjung Morawa sedang bersiap diri dalam melaksanakan program Adiwiyata. Syukur berujar bahwa MTsN Tanjung Morawa memberikan apresiasi kepada Biota Unimed yang telah membantu dalam memberikan penyuluhan Adiwiyata kepada siswa-siswa MTsN Tanjung Morawa. "Kita berharap agar kerja sama ini dapat terus berlanjut dikemudian hari," ujar Syukur dilansir dari laman resmi Kemenag.go.id. Di hari yang sama, dalam rangka peningkatan kualitas guru madrasah, MTsN Tanjung Morawa juga mengadakan Diklat Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013.Materi yang disampaikan oleh Drs Muhammad Halomoan MPd menitikberatkan materi pada Penilaian Menurut Permendikbud No 53 Tahun 2015. Diklat ini sendiri yang diikuti oleh sekitar 65 peserta se-KKM MTsN Tanjung Morawa, diantaranya MTs Sholihin, MTs Nurul Iman, MTs Alhidayah, MTs PAB 4, MTs Alwashliyah Dalu X-A, MTs Sidratul Ulya, MTs Sabilunnajah, MTs Mawaridussalam, MTs Khairiyah, MTs Khadijah, MTs Hidayatullah dan MTs Bintang. Dalam sambutannya, Syukur menyampaikan bahwa diklat ini merupakan komitmen yang terus dilakukan oleh MTsN Tanjung Morawa dalam menyongsong penerapan Kurikulum Nasional. "Saya berharap agar guru-guru MTsN Tanjung Morawa serta guru-guru se-KKM agar terus meningkatkan kualitas pendidikan dilingkungan madrasah masing-masing," terang Syukur. "Dengan diadakannya Diklat Pendampingan Implementasi Kurikulum 2013 ini, guru-guru madrasah yang mengikuti agar dapat memahami penerapan dan mencapai target yang diharapkan dalam Kurikulum 2013," pungkas Syukur menambahkan.(BS02)