Kemdikbud Sebarkan 3.000 Guru ke Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal

Herman - Kamis, 25 Agustus 2016 16:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir082016/4032_Kemdikbud-Sebarkan-3-000-Guru-ke-Daerah-Terdepan--Terluar--dan-Tertinggal.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist
Mendikbud Muhajir Effendi.

Beritasumut.com-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan menyebarkan penempatan 3.000 guru peserta Sarjana Mendidik di Daerah 3T (SM-3T) ke daerah-daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal di tanah air. SM-3T merupakan program pemerintah untuk membangun Indonesia dari tepi atau kawasan yang belum mendapatkan pemerataan pendidikan.“Terdapat kawasan di Indonesia yang sangat makmur secara pendidikan tetapi ada juga yang minim, terutama di pelosok Indonesia. Inilah yang dicoba dipersempit jurang kemakmuran pendidikannya,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy pada rapat koordinasi penetapan penempatan calon peserta Program SM-3T, di Jakarta, Kamis (25/08/2016).Program SM-3T ditujukan untuk para Sarjana Pendidikan yang belum bertugas sebagai guru, baik sebagai pegawai negeri sipil (PNS) maupun guru tetap yayasan (GTY). Para calon guru program SM-3T tersebut dipilih melalui beberapa tahapan seleksi, diawali dengan seleksi administrasi, tes akademik melalui media daring, wawancara, dan dilanjutkan dengan pra kondisi.Dalam pelaksanaannya, SM-3T melibatkan Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (LPTK) dari 12 Universitas, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Badan Intelijen Negara (BIN), Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, serta Perwakilan Pemerintah Kabupaten (Dinas Pendidikan) daerah 3T.“Peserta SM-3T akan ditempatkan di 56 kabupaten di pelosok Indonesia. Calon guru yang telah terpilih akan ditempatkan di daerah 3T selama satu tahun, yang akan diberangkatkan serentak pada 31 Agustus,” kata Mendikbud, seperti dilansir setkab.go.id.(BS01)


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Kemenkes Evaluasi Besaran Bantuan Biaya Hidup Dokter Internsip

Pendidikan

BNPB Gunakan Helikopter, Antar Jemput Logistik dan Spesimen Hasil Uji Covid-19 ke Daerah Terpencil

Pendidikan

Perpres Pemerintah, Daerah Terpencil Bakal Miliki Dokter Spesialis