Aksestabilitas Pendidikan Sumut Masih Lemah

Redaksi - Minggu, 03 Juli 2016 17:39 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072016/beritasumut_Aksestabilitas-Pendidikan-Sumut-Masih-Lemah.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Beritasumut.com/Ilustrasi
Pendidikan Perguruan Tinggi

Beritasumut.com-Koordinator Kopertis Wilayah I Sumatera Utara (Sumut), Prof Dian Armanto menilai, bahwasanya sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana pendidikan, serta sebaran perguruan tinggi juga program studi yang tidak merata membuat aksestabilitas pendidikan di Sumut masih dianggap lemah.

Dian menuturkan, perguruan tinggi juga masih terpusat di kota. Selain itu, kualifikasi tenaga pendidikan dan kependidikan juga masih banyak yang berpendidikan S1, disamping sarana dan sistem informasi, penelitian dan pengabdian masyarakat juga masih sedikit dan bersifat lokal.

"Ini, dapat dilihat dari jumlah dana yang didapat dari publikasi ilmiah. Padahal untuk bisa berstandar unggul (akreditasi A) kualifikasi kepangkatan akademik tenaga pendidikan dan pendidikan minimal S3 sebanyak 40% untuk dosen, dan S2 bagi tenaga pendidik dan kependidikan,” ujarnya dalam Rapat Kerja Komunitas Lembaga Riset Publik (Larispa) Indonesia, Sabtu (02/07/2016) kemarin.

Saat ini, sambung Dian, hanya 6 perguruan tinggi di Sumut saja yang mendapatkan akreditasi B. Perguruan tinggi itu dipaparkannya yakni Universitas Pembangunan Panca Budi Medan, Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Medan, Universitas Medan Area, Sekolah Tinggi Ilmu kesehatan Deli Husada, dan Akademi Refraksi Optisi Binalita Sudama Medan.

Terkait masih banyaknya perguruan tinggi yang masih terpusat di kota, Dian berharap agar investor mau membuka lembaga pendidikan di daerah-daerah yang tidak memiliki lembaga pendidikan lanjut seperti Batubara, Humbahas, Dairi dan Tapanuli Selatan. Karena menurutnya, sangat banyak permintaan masyarakat agar didirikan lembaga pendidikan tingkat atas di daerah-daerah tersebut.“Bulan sepuluh ini saya tunggu bagi yang mau, akan diprioritaskan dan direkomendasikan. Syarat utama, punya dosen 6 orang,” tuturnya.(BS03)

 


Tag:

Berita Terkait

Pendidikan

Sempat Ditunda, Penerbangan Tujuan Bandara Silangit Kembali Normal

Pendidikan

IMM Desak Kapolda Sumut Mundur

Pendidikan

Gubsu dan Pangdam Layat Korban Tewas Bentrok di Karo

Pendidikan

Pemerintah Pusat Beri Perhatian Besar di Sumut, Masyarakat Diminta Jaga Stabilitas Keamanan

Pendidikan

Pasca Kerusuhan Tanjung Balai, Gubsu Imbau Perkuat Koordinasi Lintas Agama

Pendidikan

Pemda Tanah Karo Diminta Tegas Selesaikan Masalah Relokasi Pengungsi