Beritasumut.com-Dosen Prodi Fisika FMIPA Unimed, Juniastel Rajagukguk berhasil meraih gelar Doktor dalam bidang ilmu fisika dari ITB, akhir pekan kemarin. Gelar Doktor diraih Astel (panggilan Juniastel Rajagukguk) setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pengembangan Medium Gelas Didoping oleh Ion Neodimium (Nd3+) sebagai Medium Penguat Laser” di hadapan tim penguji.
Astel menjelaskan bahwa laser yang dikenal luas saat ini masih menggunakan bahan dasar kristal dan semi konduktor untuk menghasilkan cahaya lasing pada panjang gelombang 1064 nm. Seperti diketahui bahan kristal memiliki beberapa keterbatasan yakni sulit dibentuk ulang, pembuatannya lama dan mahal.
"Untuk itulah dibutuhkan material baru yang mampu menghasilkan laser pada daerah mendekati infra merah (near infrared-NIR) untuk diaplikasikan dalam bidang komunikasi optik. Adapun material yang menjadi perhatian Astel dan menjadi tren baru di dunia optic dan laser adalah medium gelas yang disisipi oleh ion aktif Nd3+," papar Astel dilansir dari laman resmi humas.unimed.ac.id.
Dalam penelitian tersebut, Astel berhasil membuat medium gelas yang mampu menghasilkan cahaya laser pada panjang gelombang 1064 nm. Medium dan sistem perangkat yang dikembangkan dalam penelitian tersebut telah sampai pada tahap ujicoba untuk mengetahui besar penguatan optic yang dihasilkan.
Menurut dosen Fisika pada Jurusan Fisika FMIPA Unimed tersebut, ke depan medium tersebut akan diuji coba ke dalam bentuk serat sehingga dapat mentransmisikan sinyal optic pada frekuensi yang berbeda dengan yang ada saat ini.Adapun penelitian yang telah dilakukan Astel sangat berpotensi diaplikasikan dalam bidang system telekomunikasi dan sensor optic, bahkan dikembangkan dalam industri kreatif yang lagi digalakkan di Unimed untuk mewujudkan visi menjadi universitas yang unggul dalam bidang pendidikan, rekayasa industri dan budaya.
Sidang promosi Doktor fisika FMIPA ITB ini dipimpin oleh ketua Prof Dr Taufiq Hidajat dan dihadiri oleh tim promotor Prof Dr Ing Mitra Djamal (ketua), Dr Suprijadi dan Dr Rahmat Hidayat (masing-masing sebagai ko-promotor). Bertindak sebagai tim penguji diantaranya adalah Dr Hendro (ITB), Dr Herman (ITB) dan Dr Fitrilawati (dosen Unpad). Acara yang berlangsung di Gedung Labtek V, komplek kampus ITB Bandung ini juga dihadiri beberapa undangan dari civitas akademika prodi S3 Fisika ITB, IPDN Jona Sinaga S STP MIP) dan undangan lainnya.
Di tempat terpisah, Rektor Universitas Negeri Medan, Prof Dr Syawal Gultom MPd mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr Juniastel Rajagukguk atas pencapaian prestasi pada pendidikan akademik tertingginya.
"Semoga ilmu yang telah diperoleh dapat dikembangkan di kampus bersama dosen dan mahasiswa untuk menghasilkan kreasi lain demi pengembangan ilmu pengetahuan. Civitas Unimed bersyukur karena dosen bergelar Doktor telah bertambah, semoga akan berdampak positif bagi kemajuan Unimed menjadi universitas terbaik dan maju di Indonesia yang kita banggakan," harap Dr Syawal Gultom. (BS02)