beritasumut.com- PSMSMedan kembali menunjukkan ketajamannya di kandang sendiri setelah membantai Persikad Depok dengan skor 4-0 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (3/10/2026) malam.
Kemenangan ini semakin mempertegas kekuatan Ayam Kinantan di hadapan pendukungnya sekaligus menjadi hasil positif ketiga secara beruntun bagi tim asuhan Eko Purdjianto.
Kemenangan tersebut juga membuat tim Ayam Kinantan naik sebagai pemuncak Grup A dengan 10 poin, mengkudeta Persikad Depok yang harus melorot satu peringkat ke peringkat kedua dengan sembilan poin.
PSMS membuka keran gol melalui tendangan bebas Phillerson Oliveira pada awal babak kedua. Setelah kebuntuan pecah, Javier Siverio mengambil alih perhatian dengan memborong tiga gol sekaligus. Hattrick tersebut menjadi yang kedua bagi striker asal Spanyol itu bersama PSMSMedan musim ini.
Pelatih PSMSMedan, Eko Purdjianto, mengaku bersyukur atas tambahan tiga poin yang berhasil diamankan anak asuhnya. Dia memberikan apresiasi terhadap perjuangan pemain yang mampu menjalankan instruksi hingga pertandingan berakhir.
"Pertama kita syukuri, alhamdulillah dua kali ini kita ambil tiga poin (di kandang). Apresiasi buat perjuangan pemain dari menit awal sampai akhir, mereka menjalankan instruksi dengan bagus. Kita syukuri tiga poin buat PSMS," ujar Eko usai pertandingan.
Menurutnya, pada babak pertama PSMS masih kurang sabar menghadapi strategi low block yang diterapkan Persikad. Karena itu, dia meminta pemain lebih tenang dan meningkatkan tekanan setelah turun minum.
"Di babak pertama kita kurang sabar seperti pertandingan minggu lalu (saat menghadapi Adhyaksa FC Bekasi). Lawan melakukan low block, sulit membongkar pertahanan lawan. Di babak kedua, kita instruksikan kepada pemain dan banyak peluang terjadi. Alhamdulillah empat gol," katanya.
Eko juga mengingatkan anak asuhnya agar tidak cepat puas dengan hasil tersebut. Konsistensi menjadi pekerjaan rumah PSMS mengingat kompetisi masih panjang dan setiap pertandingan membutuhkan tambahan poin.
"Kita butuh konsistensi, kompetisi masih panjang, dan kita butuh poin setiap pertandingan. Ke depannya kita perhatikan pemain, mentalitasnya dievaluasi," tegasnya.