RI Gagal di Malaysia Open 2025, PBSI: Pelatih Baru Bekerja

Herman - Selasa, 14 Januari 2025 23:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012025/_4621_RI-Gagal-di-Malaysia-Open-2025--PBSI--Pelatih-Baru-Bekerja.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Tim Indonesia gagal unjuk gigi di Malaysia Open 2025. PP PBSI memohon pengertian publik karena pelatih baru bekerja.Mengawali tahun 2025, Indonesia langsung tancap gas dengan mengikuti tiga turnamen di awal tahun yaitu Malaysia Open, India Open, dan puncaknya Indonesia Masters yang akan berlangsung di Jakarta pada 21-26 Januari.Sayangnya, tim Indonesia gagal mencetak prestasi di turnamen pembuka Malaysia Open 2025 yang telah berlangsung selama sepekan kemarin atau tepatnya 7-12 Januari 2025.Alih-alih juara, tak ada satu wakil Merah-Putih yang menembus semifinal. Sembilan wakil berguguran sejak babak pertama. Hanya dua wakil yang mampu melaju jauh hingga delapan besar dan berakhir ikut tersingkir.Mereka ialah Putri Kusuma Wardani yang takluk dari Ratchanok Intanon 13-21, 21-15, 16-21 dan ganda putri Lanny Tria Mayasari/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang kalah dari Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian 12-21, 11-21."Untuk hasil Malaysia Open tentunya kita juga tahu kalau hasilnya tidak bagus. Tapi tolong dimengerti pelatih baru pekerja. Pelatih yang baru ini baru bekerja tentunya butuh adaptasi. Dan kita harapkan itu pelatih bisa melihat, bisa mengevaluasi apa yang menjadi kebutuhan atlet itu. Itu yang paling penting sekarang," kata Ketua bidang Pembinaan dan Prestasi Pelatnas Eng Hian kepada pewarta di Pelatnas PBSI Cipayung."Jadi ya mungkin kalau dibilang selalu kalau evaluasi memang ini yang harus kita butuhkan, karena ini pelatih-pelatih baru semua.""Jadi tentunya kita pulang dari nanti, selesai bukan pulang, selesai dari Indonesia Masters, terutama karena dari 3 turnamen ini Malaysia, India dan Indonesia ini adalah tentung elit ya. Nah itu nanti yang kita akan minta laporannya, apa yang akan mereka lakukan dari hasil evaluasi ini untuk menuju ke All England," tuturnya.Selepas India Open 2025, Tim Indonesia sendiri saat ini melanjutkan perjuangannya di India Open, 14 sampai 19 Januari. Di turnamen BWF Super 750 ini, Indonesia hanya menurunkan lima wakil.Yaitu Jonatan Christie, Gregoria Mariska Tunjung, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Rinov Rivaldy/Lisa Ayu Kusumawati, dan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti.Gregoria membuka perjuangan Indonesia di Indira Gandhi Sports Complex pada Selasa (14/1). Ia akan menghadapi Line Christophersen dari Denmark."Tentunya ini sampai Indonesia Masters, kami harapkan Indonesia Masters hasilnya bisa jauh lebih baik," kata eks pelatih ganda putri ini.(dtc)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

PBSI Turunkan 19 Wakil di Kejuaraan Asia 2025

Olahraga

PBSI Bakal Tentukan Tim Piala Sudirman Melalui Hasil dari Tur Eropa

Olahraga

Mulyo Handoyo Evaluasi Performa Tunggal Putra, Soroti Chico

Olahraga

Wacana Perubahan Format Skor Bulutangkis, Ricky: 21 Poin Masih Ideal

Olahraga

Seleknas 2025 Dimulai, PBSI Cari Atlet Muda yang Bukan Sekadar Juara

Olahraga

Ini Lawan-lawan RI di Kejuaraan Bulutangkis Beregu Campuran Asia 2025