Komjen Pol (Purn) Oegroseno: Atlet Indonesia Butuh Ketua Umum KOI yang Bisa Bawa Perubahan dan Kemajuan Olahraga Indonesia

Herman - Sabtu, 25 Maret 2023 19:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir032023/_5944_Komjen-Pol--Purn--Oegroseno--Atlet-Indonesia-Butuh-Ketua-Umum-KOI-yang-Bisa-Bawa-Perubahan-dan-Kemajuan-Olahraga-Indonesia.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI), Komjen Pol (Purn) Oegroseno mengatakan, ajang pemilihan ketua umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI), dapat menjadi jembatan antara atlet bersama ketua organisasi dan menteri hingga ke presiden."Ketua umum KOI terpilih diharapkan bisa menyuarakan aspirasi dari kalangan atlet. Tidak boleh ada dualisme kepemimpinan, apakah harus di bawah naungan KOI atau Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)," ucap Ketua Umum PTMSI, Komjen Pol ( Purn) Oegroseno, Sabtu (25/03/3023).Wakapolri periode 2013-2014 ini mengharapkan, tidak ada lagi proses diskriminasi oleh KOI, KONI maupun pemerintah dalam membangkitkan prestasi atlet dari setiap cabang olahraga (cabor) yang sudah diakui di tingkat Asia hingga di kalangan internasional."Mulai dari ketua cabor KOI, KONI, menteri hingga Presiden sekalipun harus bisa merasakan keinginan setiap atlet. Selama ini memang sudah lumayan baik namun perhatian ke atlet perlu untuk lebih ditingkatkan lagi," ungkap mantan Kadiv Propam Polri tersebut.[br] Mantan Kapolda Sulteng dan Kapolda Sumut ini optimistis, perhatian khusus Presiden terhadap kalangan atlet dipastikan bisa membawa kemajuan, khususnya prestasi kalangan atlet dari setiap cabang olahraga yang ada di Indonesia."Perhatian langsung dari Presiden akan membuat pengurus maupun infuk organisasi cabor tidak akan berani untuk melakukan diskriminasi. Tidak seperti yang terjadi sebelumnya, kepengurusan dari cabor justru tidak diakui internasional. Dampaknya, Indonesia dibuat malu," ungkap mantan Kalemdiklat Polri tersebut.Oegroseno yang juga mantan Kabaharkam Polri ini juga tidak menginginkan calon Ketua Umum KOI mendatang, justru lebih memprioritaskan orang - orang lama yang masuk maupun sudah lama terdata dalam susunan kepengurusan organisasi sebelumnya."Olahraga kita di Tanah Air ini memang sudah banyak kemajuan dan banyak perubahan. Namun atlet - atlet kita juga masih membutuhkan perhatian. Kesejahteraan atlet kan juga harus diperhatikan. Pasalnya, atlet kita berjuang dengan membawa nsma Bangsa Indonesia," jelas Oegroseno.(BS06)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Pengurus Olahraga Pickleball Dilantik, Kebut Persiapan Olimpiade 2028

Olahraga

KOI Bangun Sinergi dengan Swasta

Olahraga

Menpora Pastikan Efisiensi Tak Ganggu Persiapan Asian Games-Olimpiade

Olahraga

Incar Prestasi Asian Winter Games, Indonesia Buka Kans Naturalisasi Atlet

Olahraga

PPKGBK Minta Pemilik Jagat Take Down Koin Virtual dari Seluruh Area GBK

Olahraga

Tren Viral Cari Koin Jagat, Remaja Rama-ramai Ikutan 'Berburu' di Jakpus