Beritasumut.com - Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Agung Assakinah Komplek Citra Garden menggelar Turnamen Tenis Meja Antar Masjid se Kota Medan. Kegiatan yang memperebutkan Piala Bergilir dan uang tunai ini digelar selama dua pekan, yaitu pada Minggu (12/12/2021) dan Minggu (19/12/2021). Untuk mengikuti turnamen ini panitia tidak memungut biaya alias gratis. Adapun tempat kegiatan di depan Masjid Assakinah Jl Djamin Ginting Medan Komplek Citra Garden, Kota Medan.
Ketua Panitia kegiatan, Purwanto menjelaskan kalau turnamen ini cukup mendapat apresiasi dari masyarakat. Tercatat sejak pendaftaran dibuka pada Selasa 7 Desember hingga Kamis 9 Desember 2021 sudah ada 40 peserta perwakilan Masjid-masjid yang ada di Kota Medan. "Waktu pendaftaran hanya tiga hari saja dan sudah ada 40 peserta mewakili 16 grup. Maksimal satu grup 3 orang merupakan perwakilan Masjid-masjid di kota Medan," ujarnya.
Dikatakan Purwanto, kegiatan ini turut didukung Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sumut termasuk juga terlibat sebagai wasit pertandingan. "Total hadiah uang tunai Rp3.500.000. untuk juara I, II dan III selain Trophy," sebutnya sembari memastikan kalau kegiatan tetap mengacu pada protokol kesehatan COVID-19.
Baca Juga : Petang Ini, Ustadz Abdul Somad Kajian Umum di Masjid Agung Assakinah Citra Garden
Ketua BKM Masjid Agung Assakinah dr Milfan Hadi SPOG menjelaskan kegiatan ini dalam rangka menjalin silaturahmi antar pengurus Masjid dan pecinta olahraga Tenis Medan di Kota Medan. "Melalui kegiatan ini kita berharap kesadaran masyarakat untuk berolahraga khususnya tenis meja semakin meningkat. Tidak hanya alasan kesehatan saja juga menjadi ajang silaturahmi kita," ungkapnya.
Pembina PTMSI Masjid Assakinah H Fikri Andi Akbar mengatakan kalau kegiatan ini menjadi agenda tahunan. Begitupun bagi tim peraih piala bergilir tidak menutup kemungkinan dapat menjadi tuan rumah turnamen tersebut. "Ini akan menjadi agenda tahuan PTM Masjid Agung Assakinah. Tapi kalau tim juara mau melaksanakan kegiatan memperebutkan piala bergilir Assakinah kita persilahkan. Tapi kalau tidak kita yang akan menggelarnya kembali," kata pria yang akrab di sapa Haji Romy itu.
Sementara itu atlet unggulan PTMSI Masjid Agung Assakinah, Wahdi Sihombing mengaku siap menghadapi turnamen tersebut. Begitupun pria yang juga Ketua Yayasan Rumah Tahfidz Assakinah ini menyadari kemampuan peserta lain yang tidak bisa dianggap remeh. "Pastilah tim lain bagus-bagus mainnya. Yang penting kita mainnya tanpa beban. Soal kalah menang itu hal yang biasa dalam pertandingan," sebut Wahdi. (BS03)