Beritasumut.com–Kejuaraan Daerah (Kejurda) ke-IV Kungfu 2017 dibuka langsung Dandim 0213/Nias Letkol Inf Reymon Purba melalui Pasiter Kapten Inf HS Lase, di Aula Kodim 0213/Nias, Senin (11/12/2017) kemarin. Pertandingan Kejurda ke IV ini diikuti oleh perguruan Naga Merah Indonesia se-Kotamadya Gunung Sitoli. Turut hadir Ketua Koni Kota Gunung Sitoli Faisal Makmur Zebua, mewakili Walikota Gunung Sitoli, Shi Fu (Guru Besar) Perguruan Kungfu Naga Merah Indonesia Kotamadya Gunung Sitoli Yosef Rizal Mendofa SH, Anggota KONI Kota Gunung Sitoli, para anggota beladiri Kungfu dan peserta kejuaraan yang diperkirakan mencapai sekitar 150 orang. Ketua Koni Kota Gunung Sitoli Faisal Makmur Zebua, dalam mewakili Walikota Gunung Sitoli menyampaikan pertandingan Kejurda Kungfu ini dapat berjalan dengan lancar dan baik. Oleh sebab itu, segenap pelatih maupun wasit juri, untuk melaksanakan tugas dengan baik, professional, serta sportif. “Hormati semua keputusan Wasit dan juri yang memimpin pertandingan untuk semua pelatih dan tim manager berikanlah arahan yang baik kepada atlet-atlet yang kalian bina agar mereka bisa tampil dengan baik dan maksimal.” Ujar ketua KONI melalui siaran persnya, Selasa (12/12/2017). Ketua KONI menuturkan kebanggaannya pada penyelenggaraan kejuaraan ini. Menurutnya, ini mutlak dilakukan setiap perguruan untuk sarana peningkatan kualitas, sekaligus mengukur kemampuan teknik atlet-atlet untuk dijadikan bahan evaluasi dalam melakukan pembinaan prestasi secara berjenjang bertahap bertingkat, dan berkelanjutan. "Saya mengharapkan kepada seluruh peserta kejuaraan pertandingan tampilkan kemampuan teknik yang dimiliki serta junjung tinggi sportifitas karena hal tersebut menunjukkan kedewasaan kita dalam berkompetensi.” paparnya mengakhiri. Sebelumnya, Dandim 0213/Nias Letkol Inf Reymon Purba melalui Perwira Seksi Teritorial Kapten Inf HS Lase, menyampaikan kiranya para atlet diharapkan dapat memegang teguh disiplin yang tinggi. "Melalui kegiatan ini terbentuk karakter yang baik, sehingga ke depan para generasi muda memiliki kemampuan yang tinggi dan bisa diandalkan. Oleh karena itu, Olahraga beladiri ini juga dapat membuat kita dan daerah kita dikenal melalui perlombaan antar daerah,” ungkapnya. Dia menambahkan, pelaksanaan Kejurda Kungfu ke-IV kota Gunung Sitoli dimulai dari tanggal 11-16 Desember 2017. "Kegiatan ini positif, karena dapat menghindarkan para generasi muda dari berbagai hal buruk seperti minuman keras, narkoba, judi dan kenakalan lainnya. Oleh karena itu, selama melaksanakan kegiatan agar diperhatikannya faktor keamanan,” pungkasnya. (Rel)