Beritasumut.com-Meski tampil sebagai pendatang baru di olahraga panahan, prestasi Putri Rizkika di ajang Pekan Olahraga Wilayah (PORWIL) Kota Medan III/2017 belum lama ini cukup memuaskan. Dia berhasil menggondol dua medali emas untuk kontingen Kecamatan Medan Johor. Medali emas diraihnya dari kategori kelas jarak 30-40 meter dan penjumlahan skor kelas jarak 30 meter-40 meter. Atlet kelahiran Medan, 7 Desember 2000 ini mengaku menggeluti olahraga panahan sejak 8 bulan lalu. Awalnya hanya sekedar mengisi waktu luang di luar aktivitas sekolah. Selain itu, putri pasangan Chairuddin Purba dan Ninik Riayati ini suka memanah karena menurutnya banyak manfaat yang didapat dari olahraga panahan. “Menggeluti cabang olahraga (cabor) panahan bisa dilakukan oleh semua orang, namun tidak semua orang bisa memanah dengan jitu tanpa melakukan latihan dengan rutin. Olahraga ini memerlukan konsentrasi dan tentunya bakat alami yang juga menunjang kemampuan untuk bisa memanah dengan tepat sasaran," ujar Siswi SMU Harapan 3 Medan yang juga telah mendulang perak di PORKOT Medan 2016 lalu, Kamis (08/06/2017). Ia menambahkan, panahan membutuhkan sentuhan jiwa yang halus, kesabaran, keuletan, konsentrasi dan ketahanan mental yang tinggi serta memiliki tingkat kecemasan yang tinggi. Sehingga unsur-unsur seperti postur tubuh, teknik dasar, mekanisme gerak, mentalitas dan kondisi fisik sebagai sebuah kesatuan yang harus dimiliki oleh seorang pemanah. "Seperti sebuah seni, olahraga panahan sangat kompleks tidak seperti yang kita lihat yaitu menarik, dan melepaskan panah," terangnya. Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam cabang olahraga panahan selain membutuhkan kondisi fisik yang prima seorang pemanah harus pula menguasai teknik dasar memanah yang baik dan benar agar dapat mencapai prestasi optimal. Seorang pemanah dikatakan memiliki kondisi fisik yang prima, jika ia memiliki daya tahan serta kekuatan otot yang dipergunakan langsung dalam memanah. Teknik-teknik dasar ini didapat Putri setelah bergabung dengan club panahan SMA Harapan 3 Medan di bawah pelatih Robby Cahyadi. Atlet junior ini kedepannya berharap, untuk terus semangat melakukan latihan agar kembali bisa meraih prestasi di ajang kejuaraan panahan lainnya.“Emas yang diraih di PORWIL Kota Medan sebagai pembuka dan modal dasar untuk melirik emas-emas lain pada kejuaraan berikutnya. Tentunya untuk mencapai kesuksesan kembali harus dibarengi dengan semangat latihan, disiplin dan memiliki mental juara,” tandasnya.(BS03)