Pertina Medan Boyong Piala Gubsu 2017

- Senin, 22 Mei 2017 19:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir052017/5431_Pertina-Medan-Boyong-Piala-Gubsu-2017.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Kontingen Pertina Medan kembali memboyong Piala Gubsu 2017 pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) tinju antar pelajar se-Sumut di GOR Mini Disporasu Jalan Willem Iskandar Medan, Sabtu (20/05/2017) kemarin. Kontingen Medan tampil kembali sebagai juara umum dengan nilai 45 dengan mendulang 7 emas, 6 perak dan 4 perunggu.

 

Hasil ini membut Medan mengulangi sukses tahun lalu. Tujuh medali emas Medan disumbangkan oleh Ferdinan Sitanggang di kelas 42 kg putra junior setelah menaklukan Suhendri Wijaya (Labuhanbatu), Jeremia Purba di kelas 48 kg putra junior menang angka atas Abram Leo (Batubara), Rivaldo Lubis di kelas 52 kg putra junior setelah menang angka atas Hari Pratama (Sergai), Riki Hamonangan di kelas 54 kg putra junior setelah menang angka atas Khairul Wahyuda (Sergai), M. Ikmal 69 kg putra youth dengan menang angka dari Taufik Marpaung (Binjai), Samuel Lubis di kelas 56 kg putra youth menang angka atas Riki Silaban (Pematangsiantar) dan Novida di kelas 57 kg putri youth menang angka atas Devi Sari Simajuntak (Pak-pak Barat).

 

Untuk medali Perak diraih oleh Jose Augusto Endrian (kelas 46 kg putra junior), Prayoga Harianja (kelas 50 kg putra junior), M. Nizam (kelas 60 kg putra junior), Tegar Sihite (kelas 46 kg youth), Rahman Husein (kelas 64 kg youth) dan Dea Ananda Zetri (kelas 54 kg putri youth).

 

Sedangkan medali perunggu dipersembahkan Aulia Bastian Simamora (kelas 52 kg putra youth), Anja Prawijaya (kelas 60 kg putra youth), Tri Yola Septian (kelas 42 kg putri junior) dan Amelia Ramadhani (kelas 51 kg putri junior). Sementara itu, Fernandes Hutahaen (kelas 49 kg putra youth) dan Murni Ayu Lestari Mendrofa (kelas 48 kg putri youth) tidak dapat berlaga di atas ring karena tidak ada lawan.

 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut, H Baharuddin Siagian mengaku bangga melihat kejurda ini yang berlangsung sukses. "Saya mengapresiasi even ini, karena setiap daerah antusias mengirimkan petinjunya," ujarnya.

 

Bahar melihat banyak petinju berbakat. Namun masih ada petinju yang memiliki masalah dengan stamina. "Mungkin karena para petinju baru pertama kali bertanding di even seperti ini. Namun saya berharap ke depan para petinju memperbaiki stamina yang lebih baik lagi," jelasnya.

 

Sementara itu, atas even ini, Gubsu mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kejurda ini. Dalam waktu dekat, juga akan digelar Kejurda Tinju Senior di Tapanuli Utara. "Mudah-mudahan even ini bisa digelar secara berkesinambungan sehingga menjadi ikon tinju Sumatera Utara," terang Gubsu.

 

Sekum Pengprov Pertina Sumut, Eddy H Sibarani menilai kejuaraan tahun ini persaingan untuk tiap kelas sudah merata. Bahkan untuk segi teknik para peboxing sudah layak bias bersaing dengan petinju pelajar di tingkat nasional. “Teknik bertandingan sebenarnya Sumut tidak ketinggalan dengan daerah lain. Namun, disini masih ada stamina yang terlihat cepat menurun. Stamina yang baik jujur saja bias terbentuk melalui latihan serius, serta juga even ysng menjanjikan,” harap Eddy.

 

Selain itu, baginya salah satu faktor yang mempengaruhi stamina seorang atlet bagus, juga harus dibarengi dengan asupan gizi yang cukup. Karena itu, kepada Pertina Kabupaten/Kota untuk terus memantau setiap perkembangan atlet selama proses latihan. “Kepada pertina kabupaten/kota harus giat dalam melakukan pembinaan di daerah," harapnya.

 

Manager tim Medan Romein Manalu mengaku bangga para atletnya mampu bermain penuh semangat dan tetap menjunjung sportivitas tinggi sehingga target pertahankan juara umum bisa tercapai kembali tahun ini. Ia pun berkeyakinan Medan kembali mencetak hattrick untuk kejurda tahun mendatang. “Kita berharap Medan juga mendominasi mengirimkan atletnya di even Popnas tahun ini. Jadi harapan saya kepada sasana tinju di Kota Medan untuk terus serius melakukan pembinaan kepada para petinju pelajar,” tegasnya.

 

Predikat petinju terbaik diraih oleh Dipo Al Hubby dari Asahan. Petinju favorit diraih Riki Hamonangan dari Medan. Sedangkan petinju harapan diraih Ade Syahputra dari Tapanuli Selatan.(BS03)

 

 


Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Legimin Raharjo dan Iksan Chan Motivasi Pemain Muda Akademi Sekolah Sepak Bola

Olahraga

PN Medan Periksa Bukti Tambahan Gugatan Buruh PT Tor Ganda

Olahraga

Tor Ganda Mangkir, Sidang Perdana Gugatan Pembatalan Perdamaian 34 Eks Pekerja Ditunda

Olahraga

KADIN Medan Apresiasi TNI AL Tangkap Begal di Belawan, Dinilai Tingkatkan Keamanan

Olahraga

KADIN Medan Hadiri Musrenbang RKPD 2027, Dukung 5 Pilar Iklim Investasi Pemko Medan

Olahraga

BPJS Ketenagakerjaan: Keluarga Personel Satpol PP Medan Dapat Santunan