Beritasumut.com-Kontingen kota Medan menargetkan Juara Umum dalam ajang Kejuaraan Tinju antar Pelajar se-Sumatera Utara (Sumut) memperebutkan Piala Gubernur Sumut (Gubsu) yang digelar di GOR Disporasu Jalan Willem Iskandar Medan mulai 17-20 Mei 2017. Kegiatan ajang prestasi ini diikuti 130 petinju dari 24 kabupaten/kota. Medan merupakan kontingen kota terbanyak mengirim atlet yaitu sebanyak 21 petinju. Target yang dipasang untuk mengulangi prestasi kejuaraan tinju Piala Gubsu tahun lalu. Untuk kategori junior putra, kontingen Medan menurunkan Ferdinand (kelas 42 kg), Feo Pilus (kelas 44 kg), Yose Napitupulu (kelas 46 kg), Jeremia Purba (kelas 48 kg), Prayoga Harianja (kelas 50 kg), Rivaldo Lubis (kelas 52 kg), Riki Togu (kelas 54 kg), Maulana (57 kg), dan Nizam (60 kg). Sedangkan Kategori Junior putri, Yola Sevtiani (42 kg) dan Amelia Rahmadani (50 kg). Kategori Youth putra, Tegar Sihite (46 kg), Fernandes Hutahaean (49 kg), Aulia Simamora (52 kg), Samuel Lubis (56 kg), Anja (60 kg), Rahman Husin (64 kg), dan M. Ikmal (69 kg). Kategori Youth putri: Murni Ayu Lestari (45 kg), Dea Ananda (54 kg) dan, Novida (57 kg). Sekum Pertina Medan, Binner Dabuke mengatakan petinju yang dikirim ke Kejuaraan Tinju Antar Pelajar se-Sumut Piala Gubsu merupakan hasil seleksi dari arena tinju Popwil Kota Medan III/2017 dan Popkot Medan I/2017. Setelah dilakukan musyawarah dengan pengurus Pertina Medan dan tim pelatih sesuai dengan hasil rapat terpilih sebanyak 21 petinju mewakili kota Medan. "Pada kejuaraan tinju Piala Gubsu tahun ini, pengurus, pelatih dan petinju menyatukan misi untuk mengulangi kesuksesan tahun lalu, untuk memboyong Piala Gubsu kembali".ujar Binner, Jumat (19/05/2017). Lebih lanjut dia menuturkan, sebenarnya Pertina Medan akan mengirimkan lebih dari 21 petinju, namun karena tidak ada lawan maka kelas tidak dipertandingkan. Banyaknya petinju yang mengikuti Piala Gubsu membuktikan Pertina Medan untuk mewujudkan kota Medan sebagai kota atlet. Sementara itu, pelatih Medan Martin Sihombing, Niazi Almi dan Nazaruddin Lubis menjelaskan persiapan para petinju sudah matang. Para petinju telah diinstruksikan untuk lebih fokus dan berlaga dengan skill dan teknik. "Emosi dalam jiwa harus dibuang jauh-jauh untuk mewujudkan prestasi," ungkapnya. (BS03)