Beritasumut.com-Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Puan Maharani, mengatakan, Indonesia akan mencoba bernegosasi berkaitan dengan pengurangan cabang olahraga (Cabor) yang tadinya 42 menjadi 36. Kemudian juga, kenapa kita mengurangi hal tersebut memang dasarnya adalah cost effective. “Jadi efisiensi, cost effective karena memang di kontraknya itupun dinyatakan dalam pelaksanaan event olah raga internasional yang seperti Asian Games itu yang dikedepankan adalah cost effective,” papar Puan. Karena itu, menurut Menko PMK Puan Maharani, Indonesia berharap nantinya bisa disetujui jadi 36 cabor, artinya akan ada 484 nomor pertandingan. Setelah itu, akan dievaluasi lagi hal-hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan, artinya venue-nya bisa segera kita tetapkan, apakah itu di DKI apakah itu di Jawa Barat, apakah itu di Palembang, apakah itu di Banten. Soal promosi yang disebut Presiden Joko Widodo masih kurang, diakui Puan Itu juga menjadi salah satu masalah yang diharapan bukan hanya melalui sosialisasi di kementerian dan lembaga, tapi nanti kalau memang sudah ada sponsorship diharapkan dengan pihak swasta pun bisa ikut mensosialisasikan dan menggaungkan Asian Games yang tinggal 487 hari atau 488 hari ini. “Jadi gaung dan promosi ini memang harus dikedepankan. Kalau sekarang kita lihat di kantor kementerian/lembaga di lift-nya di atas gedungnya itu sudah mulai ada. Nanti ke depan insha Allah mulai di bus, di pesawat, di kereta api, kemudian di mobil-mobil semua kementerian/lembaga, ya paling tidak kita sudah bisa melihat logo dari Asian Games tahun 2018,” pungkas Puan, seperti dilansir setkab.go.id.(BS01)