Beritasumut.com-Komandan Korem (Danrem) 022/Pantai Timur Kolonel Arm Khoirul Hadi SE menegaskan kepada seluruh anggota untuk menjaga sinergitas TNI dan Polri, serta menjaga netralitas dalan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Jumat (22/06/2018). Penekanan tersebut disampaikan Danrem 022/PT saat memberikan pengarahan kepada 405 personel terdiri dari Kodim 0207/Simalungun, Kodim 0208/Asahan dan Kodim 0209/Labuhan Batu, dan turut hadir Kasrem 022/PT Letkol Inf Agustatius Sitepu, Para Kasi Korem 022/PT, Dandim 0207/SML, Dandim 0208/Asahan, Dandim 0209/LB, Para Pasi Kodim jajaran dan Para Babinsa jajaran Kodim. Dalam pengarahan itu, Danrem 022/PT menyebutkan ada beberapa poin yang disampaikan kepada personel TNI Jajaran Korem 022/PT yaitu tentang sinergitas TNI-Polri dan Netralitas TNI dalam Pilkada di Sumatera Utara, dimana TNI tidak boleh mendukung salah satu Partai baik dari media sosial ataupun melalui langsung. Dalam pengarahan Danrem 022/PT juga menyampaikan dengan keras bahwa tidak adanya fasilitas TNI digunakan untuk mendukung salah partai. "Selain itu, sebagai seorang prajurit tidak dibenarkan atau diperbolehkan mendekat ke TPS pada saat pemunggutan suara, ikuti aturan yang sudah dijelaskan oleh Dansat masing-masing. Laksanakan pengamanan dengan baik dan sesuai dengan aturan, apabila ada oknum yang bersikap anarkis di saat pelaksanaan Pilkada segera amankan sesuai dengan prosedur," ungkap Danrem. Danrem juga mengingatkan untuk melaksanakan prosedur dalam perbantuan TNI kepada Polri dalam rangka pengamanan Pilkada Serentak. "Selalu jaga Netralitas TNI dan jangan mudah diadu domba ataupun dipengaruhi dengan oknum yang mempunyai kepentingan. Kepada para babinsa untuk menghimbau kepada masyarakat untuk memberikan hak suaranya pada pemilihan.Netralitas TNI harus tetap dijaga. Netralitas bukan berarti diam saja, namun kita aktif memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat mengikutinya pemilihan dengan aman dan nyaman pula," pungkas orang nomor satu di Korem 022/PT ini.(BS04)