Beritasumut.com-Dalam rangka menyambut Pilkada Sumut 2018 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Utara menggandeng Universitas Negeri Medan (Unimed) mengadakan acara 'KPU Goes to Campus' untuk memberikan sosialisai mengenai Pilkada Sumut yang akan dilaksanakan serentak pada tanggal 27 Juni 2018. Acara sosialisasi ini dibuka oleh Rektor Unimed Prof Dr Syawal Gultom MPd, dan hadir sebagai Narasumber Komisioner KPU Ir Benget Silitonga. Acara juga dihadiri oleh Wakil Rektor II Dr Restu MS, Wakil Rektor III Prof Dr Sahat Siagian MPd, Wakil Rektor IV Prof Manihar Situmorang MSc PhD, Dekan, Wakil Dekan II tiap fakultas, moderator Arief Wahyudi SH, jajaran staf KPU, jajaran Staf Wakil Rektor III, Senat Mahasiswa, Senat Mahasiswa Fakultas. Rektor Unimed dalam acara pembukaan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan panitia menggelar kegiatan baik ini di kampus hijau Unimed. “Kami senang dan bangga, semoga kerjasama yang baik akan terus kita jaga untuk kebaikan bersama,” ungkapnya dilansir dari laman unimed.ac.id, Sabtu (14/04/2018). KPU Goes to Campus dilaksanakan untuk menarik minat para pemilih pemula yaitu mahasiswa agar menggunakan hak suaranya dengan benar. Hal ini mengingat banyaknya para pemilih pemula yang acuh atau memilih golput dengan tidak menggunakan hak suaranya. Para pemilih pemula seakan tidak peduli atau tidak memiliki tanggung jawab politik. Prof Syawal melanjutkan, bahwa salah satu yang membuktikan diri sebagai warga Negara yang baik maka harus memiliki tanggung jawab politik. Tanggung jawab politik yang dimaksud salah satunya ialah ikut memilih dalam pilkada.”Kita harus menggunakan hak pilih kita dengan benar jika disuruh milih maka harus datang untuk memilih, mari kita tunjukkan bahwa kita mahasiswa unimed melaksanakan tanggung jawab politik,” ujar Prof Syawal. Rektor Unimed juga berharap dengan diadakannya acara seperti ini para mahasiswa dapat memperoleh informasi segar diluar dari pengetahuan yang didapat di kelas. “Semoga dengan diadakaan acara ini nantinya dapat memberikan manfaat tidak hanya kepada kedua belah pihak tapi juga terhadap masyarakat dan saya juga berharap setelah acara ini selesai SEMA dan SEMAF akan menyampaikan apa yang didapat di sini kepada kawan-kawan lain,” ujarnya. Benget dalam paparannya menjelaskan bahwa KPU sudah melakukan 4 langkah dalam mensosialisasikan pemilu salah satunya ialah dengan acara KPU Goes to Campus yang mengjak rekan dan civitas kampus untuk memilih, kemudia mereka juga menggunakan jejaring social, media cetak dan online serta straight to the point dengan mendata TPS mana yang memiliki persentasi pemilih yang rendah. “KPU Goes to Campus itu merupakan salah satu cara kami untuk melakukan sosialisasi dan melibatkan para pemilih pemula dalam pemilu,” ujar Komisioner KPU Benget Silitonga. Benget juga berharap kepada mahasiswa agara berperan aktif dengan berpatisipasi sebagai penyelenggara yaitu KPPS.”Kebayakan KPPS sekarang sudah tua karena itu diperlukannya mahasiswa yang masih muda dan kritis untuk ikut berperan serta sehingga nantinya pilkada dapat berjalan lebih baik,” ujar Benget. Sementara itu, Wakil Rektor III Prof Sahat menambahkan pilkada merupakan tanggung jawab politik dan hal ini sesuai dengan jargon Unimed yang merupakan karakter di mana salah satu pilar karakter adalah resposibility atau tanggungjawab.“jangan Sampai mahasiswa Unimed menjadi golput, itu artinya kalian mensia-siakan harapan dari KPU, buktikan bahwa kita mahasiswa yang memiliki karakter dengan ikut melaksanakan pemilu,” Ujar Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan. Pemilu merupakan indikator dari majunya sebuah demokrasi di suatu Negara, karena pemilu merupakan pilar utama dalam demokrasi. Pemilu juga merupakan tanggung jawab politik dari setiap warga Negara karena itu diperlukannya partisipasi dari setiap warga Negara. Karena pemilu tanpa partisipasi akan menjadi sebuah ironi.(BS09)