Plt Walikota Medan Terima Penghargaan Pembina K3 Tahun 2014 Dari Menakertrans

Redaksi - Senin, 26 Mei 2014 23:40 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/dir072015/beritasumut_Plt-Walikota-Medan-Terima-Penghargaan-Pembina-K3-Tahun-2014-Dari-Menakertrans.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
Istimewa
Menakertrans RI Muhaimin Iskandar menganugerahkan penghargaan Pembina K3 Tahun 2014 kepada Plt Walikota Medan Dzulmi Eldin.
Jakarta, (beritasumut.com) – Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Medan Dzulmi Eldin kembali menerima penghargaan. Kali ini penghargaan diterima dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) Republik Indonesia. Mantan Sekda Kota Medan ini dinilai berhasil dalam melakukan pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terhadap para pekerja di perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Medan.Atas keberhasilan itulah Menakertrans Republik Indonesia Muhaimin Iskandar menganugerahkan penghargaan Pembina K3 Tahun 2014 kepada Plt Walikota Medan di Hotel Bidakara, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Senin (26/5/2014). Dengan penghargaan ini diharapkan dapat menjadi momentum dalam upaya meminimalisir sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang dapat merugikan semua pihak.Tahun ini penghargaan kecelakaan kerja nihil (zero accident) diberikan kepada 1.223 perusahaan. Jumlah ini meningkat sekitar 35 persen dibanding Tahun 2013 yang jumlah perusahaannya mencapai 911 perusahaan. Penghargaan Sistem Manajemen K3 (SMK3) tahun ini diberikan kepada 405 perusahaan, sedangkan Tahun 2013 hanya 304 perusahaan sehingga kenaikannya mencapai 30 persen.Penghargaan K3 tahun ini berhasil diraih 15 gubernur dan 29 walikota/bupati yang berasal dari seluruh Indonesia. Jumlah Pembina K3 ini pun meningkat bila dibandingkan jumlah Pembina K3 Tahun 2013 sebaqnyak 14 gubernur dan 22 walikota/bupati. Sementara itu untuk penghargaan program Pencegah HIV/AIDS di tempat kerja  diberikan kepada 54 perusahaan dan 3 pemeduli dan 1 bupati. Sebelumnya Tahun 2013, hanya 19 perusahaan yang mendapatkan penghargaan ini.Menakertrans Muhaimin Iskandar mengatakan, pihaknya terus menerus melakukan upaya sosialisasi dan pembinaan pelaksanaan K3 kepada seluruh stakeholder, termasuk keterlibatan unsur manajemen, serikat pekerja/serikat buruh dan pekerja/buruh serta pimpinan pemerintah daerah. Karenanya, pemerintah sangat mengapresiasi kepada gubernur, walikota/bupati, para pengusaha, pekerja dan masyarakat yang telah melaksanakan K3 dalam setiap kegiatan sehingga meningkatkan aspek perlindungan kerja, mutu kerja dan produktifitas kerja."Kesadaran akan pentingnya penerapan K3 di lingkungan kerja tidak hanya menghindarkan diri dari kecelakaan kerja namun dapat meningkatkan aspek perlindungan pekerja dan menambah produktifitas, kesejahteraan pekerja. Jadi semua pihak harus terlibat secara optimal dalam penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja guna mengurangi kecelakaan kerja dan akibat penyakit kerja," kata Muhaimin.Untuk itu pria yang akrab disapa Cak Imin ini minta agar pelaksanaan K3 di perusahaan harus dilaksanakan melalui pendekatan kesisteman dengan melibatkan seluruh manajemen, tenaga kerja, kontraktor dan sumber-sumber produksi lainnya yang terintegrasi dengan Sistem Manajemen Perusahaan. Selain pemenuhan kewajiban peraturan perundang-undangan, juga upaya untuk memenuhi tuntutan perdagangan internasional."Saya mengajak pimpinan pemerintah daerah, para pengusaha, pekerja dan masyarakat di seluruh Indonesia agar melakukan upaya kongkrit pelaksanaan K3, serta meningkatkan kesadaran, partisipasi dan tanggung jawab menciptakan prilaku K3. Dengan demikian K3 benar-benar menjadi budaya bangsa Indonesia pada Tahun 2015," harapnya.Sementara itu Plt Walikota Medan Dzulmi Eldin mengatakan, keberhasilan ini berkat upaya dan kerja keras seluruh jajaran Pemko Medan yang terus memberikan perhatian terhadap dunia tenaga kerja di Kota Medan.Selain itu tidak terlepas dari kerjasama yang selama ini telah dibangun dengan semua pihak terkait dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan para pekerja."Dengan kerja keras dan kerjasama yang kita bangun selama ini, Kota Medan layak menerima penghargaan yang sangat membanggakan ini. Namun kita tidak boleh cepat puas, jadikan penghargaan ini sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi sehingga kehidupan para pekerja ke depannya menjadi lebih baik lagi," ungkap Eldin.Selanjutnya dia minta kepada Dinas Sosial dan Tenaga Kerja untuk terus melakukan pembinaan, pengawasan dan sosialisasi kepada  seluruh perusahaan yang ada di Ibukota Provinsi Sumatera Utara agar menjadikan program K3 sebagai budaya kerja. Sebab, tujuan program K3 ini dilakukan menekan sekaligus mengurangi terjadinya angka kecelakaan. Dengan demikian keselamatan para pekerja lebih terjamin sehingga produksi yang dihasilkan dapat lebih meningkat lagi. (BS-001)


Tag:

Berita Terkait

Kolom Penulis

Plt Walikota Harus Figur Yang Mampu Mengembangkan Medan

Kolom Penulis

Plt Walikota Medan Launching Loket Pelayanan Terpadu dan Website Medan Tuntungan

Kolom Penulis

Plt Walikota Medan Serahkan 80.000 Batu Bata Kepada Korban Kebakaran di Pandau Hulu II

Kolom Penulis

Plt Walikota Medan Bantah Revisi Perda Pajak Hiburan Pesanan Pengusaha

Kolom Penulis

Plt Walikota Medan Sampaikan LPj 2013

Kolom Penulis

Pordasi Harapkan Plt Walikota Medan Sosialisasikan Olahraga Berkuda