Pemko Pematangsiantar Mulai Pemeriksaan Kesehatan Gratis di 19 Puskesmas

Herman - Selasa, 11 Februari 2025 14:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir022025/_8666_Pemko-Pematangsiantar-Mulai-Pemeriksaan-Kesehatan-Gratis-di-19-Puskesmas.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beitasumut.com/BS13

beritasumut.com - Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bagi yang berulang tahun, dimulai Senin (10/02/2025). Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pematangsiantar mengimbau seluruh Puskesmas untuk memberikan layanan yang terbaik kepada masyarakat."Untuk seluruh Puskesmas yang berjumlah 19 di Kota Pematangsiantar, sudah bisa melaksanakan Cek Kesehatan Gratis ulang tahun," kata Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Kota Pematangsiantar dr Fitri Sari Saragih, saat ditemui di ruangan kerjanya, Senin (10/02/2025).Dijelaskannya, masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan CKG agar mendaftarkan diri melalui aplikasi SATUSEHAT. Sedangkan bagi masyarakat yang tidak dapat mengakses aplikasi secara online, bisa mendaftar secara manual di Puskesmas terdekat. Masih kata Fitri, Dinkes Kota Pematangsiantar telah melaksanakan simulasi CKG terhadap enam warga yang berulang tahun di bulan Januari di Puskesmas Raya, Kelurahan Timbang Galung Kecamatan Siantar Barat, Jumat (31/01/2025) lalu.Ia menegaskan, petugas Puskesmas akan membantu, dan masyarakat bisa mendapatkan CKG dalam kurun waktu mulai dari hari ulang tahun hingga 30 hari berikutnya.Kemenkes, lanjutnya, menetapkan kuota 30 orang per hari untuk masyarakat yang melakukan CKG sebagai kado ulang tahun.Untuk bayi, pemeriksaan meliputi kekurangan hormon tiroid, G6PD, PJB, dan pertumbuhan. Pada balita dan anak pra-sekolah meliputi perkembangan hingga fungsi indra. Untuk dewasa pemeriksaan meliputi kardiovaskular, paru, kanker, fungsi indra, hati, geriatri, hingga kesehatan jiwa.[br] dr Fitri mengakui sejauh ini hambatan tidak ada. Namun dalam melakukan skrining, dibutuhkan cukup banyak waktu pada pemeriksaan kesehatannya. Dijelaskannya, CKG dibagi sesuai siklus hidup, mulai bayi lahir, balita, usia produktif yang dibagi dalam 3 rentang umur, dan lansia. "Jadi ada enam kelompok sesuai siklus hidup yang dilayani. Jadi pemeriksaannya berbeda-beda. Antara bayi lahir, balita, usia produktif 18-59, lansia mulai 60 tahun," terangnya sembari menyampaikan untuk syarat masyarakat tinggal membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP). Program CKG dimulai serentak di seluruh Puskesmas di Indonesia. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menargetkan pemberian CKG untuk 280 juta penerima.(BS13)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

RSJ M Ildrem Dukung Penuh Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Kesehatan

Sumut Resmi Luncurkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Kesehatan

Pj Bupati Langkat Dorong Optimalisasi Program Kesehatan Gratis

Kesehatan

Wujudkan Guru Profesional, Begini yang Dilakukan Pemko Medan

Kesehatan

Walikota Medan Buka Bimtek Penilaian Kinerja Guru dalam Penerapan Angka Kredit