Hadapi Wabah HMVP, RS Haji Siapkan 7 Tempat Tidur Kamar Isolasi

Herman - Minggu, 19 Januari 2025 17:00 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://beritasumut.com/cdn/photo/berita/dir012025/_5920_Hadapi-Wabah-HMVP--RS-Haji-Siapkan-7-Tempat-Tidur-Kamar-Isolasi.jpg): Failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u7435190/public_html/beritasumut.com/amp/detail.php on line 171
beritasumut.com/ist

beritasumut.com - Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan mengaku telah menyiapkan sejumlah langkah-langkah dalam menghadapi wabah human metapneumovirus (HMPV) bila kasusnya ditemukan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).Seperti diketahui wabah HMVP telah menjadi momok yang cukup mengkhawatirkan, usai kasusnya merebak di China. Meski, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menyampaikan masyarakat tidak perlu panik."RS Haji sudah mempersiapkan untuk kamar terkait dengan pasien-pasien diduga mengalami HMVP. Jadi ada kita siapkan 7 tempat tidur kamar isolasinya," kata Kabid Pelayanan RSU Haji Medan dr Anda Siregar, Minggu (19/1/2025).Anda menjelaskan, ketujuh tempat tidur yang disiapkan tersebut berada di Ruangan Marwa. Kamarnya ini, beber Anda, memiliki tekanan negatif sama seperti untuk penanganan Covid-19 lalu."Sejauh ini Alhamdulillah khusus di RS Haji belum ada dirawat pasien terkait penyakit HMVP," jelasnya.Selain itu, untuk kesiapsiagaan di RS milik Pemprov Sumut ini, Anda mengaku RSU Haji Medan telah melakukan sejumlah langkah-langkah sosialisasi. Kemudian membentuk tim medis yang terdiri dari dokter dan perawat untuk terkait penanganan HMVP."Jumlah tim PIE (Penyakit Infeksi emerging) ini sebanyak 15 orang, terdiri dari dokter spesialis paru, spesialis penyakit dalam, perawat," pungkasnya.Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah meminta masyarakat untuk tidak panik, karena HMPV bukanlah virus baru dan sudah dikenal dalam dunia medis.“HMPV sudah lama ditemukan di Indonesia, kalau dicek apakah ada, itu ada. Saya sendiri kemarin melihat data di beberapa lab, ternyata beberapa anak ada yang terkena HMPV,” katanya di Jakarta, Senin (6/1/2025) lalu.[br] Menkes menjelaskan, virus HMPV berbeda dengan virus Covid-19. Menurutnya, Covid-19 merupakan virus baru, sedangkan HMPV adalah virus lama yang sifatnya mirip dengan flu.Menkes juga menegaskan bahwa HMPV bukanlah virus yang mematikan. Virus ini memiliki karakteristik mirip dengan flu biasa, dengan gejala seperti batuk, demam, pilek, dan sesak napas.Penularan virus HMPV serupa dengan virus flu lainnya, yaitu melalui percikan air liur atau droplet dari individu yang terinfeksi. Meskipun umumnya tidak berbahaya, kelompok rentan seperti anak-anak, orang lanjut usia, dan individu dengan kondisi kesehatan tertentu tetap perlu waspada.Karena itu, Menkes mengimbau masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat, seperti cukup istirahat, mencuci tangan secara rutin, memakai masker saat merasa tidak enak badan, dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika muncul gejala yang mencurigakan.“Yang terpenting adalah tetap tenang dan waspada. Dengan mengikuti protokol kesehatan 3M, menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker, sama Seperti Covid-19, kita dapat mengatasi virus ini dengan baik,” tandasnya.(BS07)

Editor
: Herman

Tag:

Berita Terkait

Kesehatan

Resmi Jadi Direktur RS Haji Medan, Sri Suriani Komit Hadirkan Pelayanan Kesehatan Berlandaskan Islam

Kesehatan

Purnatugas Dirut RS Haji Medan, Pemprov Sumut Harapkan Rehulina Ginting Tetap Berkontribusi di Bidang Kesehatan

Kesehatan

Sekdaprov Sumut Tekankan 2025 Layanan RS Haji Harus Lebih Baik

Kesehatan

RS Haji Sediakan Layanan MRI, Pasien BPJS Dicover

Kesehatan

Listrik Ruangan RS Haji Padam, Pasien Pakai Lilin untuk Penerangan

Kesehatan

Keterisian Fasilitas Tower Rumah Sakit Haji Dikebut